Lifestyle

Bun Waspada, KPAI Temukan Sindikat Judi Online Menyasar Mainan Anak

Bun Waspada, KPAI Temukan Sindikat Judi Online Menyasar Mainan Anak
Ilustrasi judi (RIDE2RICH)

AKURAT.CO  Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra menyebut telah menemukan indikasi sindikat judi online, yang kini menyasar anak-anak.

Menurut Jasra, hal ini terjadi setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai mengetatkan penuh terhadap judi online untuk orang dewasa. 

Jasra mengatakan bahwa sindikat judi online masuk ke segmen anak-anak melalui mainan.

baca juga:

"Hal ini terungkap setelah warga di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, menemukan mainan anak-anak berjenis kartu 5x8 sentimeter, yang bisa dikoneksi ke HP anak-anak yang asik bermain melalui barcode. Dengan cara mendekati melalui karakter yang disukai anak seperti figure, artis, kartun, dan isu kekinian. Judi berkedok mainan anak," kata Jasra dalam keterangan tertulis pada Rabu (28/9/2022).

Jasra menyebut lembaganya sudah meminta kepada Pemerintah Kota Tangerang dan kepolisian setempat,untuk mengawasi dan mencabut peredaran kartu judi seharga Rp1.000 itu. 

Sambil KPAI melakukan penyelidikan bersama polisi terhadap temuan ini, Jasra mengimbau orang tua hingga pelaku UKM memastikan setiap produk yang dipasarkan pada anak wajib mengikuti regulasi yang ada di Indonesia.

"Bagi KPAI ini sindikat besar yang bereaksi melawan pemerintah dalam menyatakan perang terhadap judi anak, dengan berkedok jualan mainan. Tentu modus ini mengelabui kita semua, sebenarnya ini juga terjadi pada pengemasan produk rokok, narkoba," tutup Jasra.

Sindikat mendekati anak lewat hobi, minat hingga figure. Lebih lanjut, Jasra menyebut alasan sindikat menyasar anak-anak, karena industri kreatif kerap menumbuhkan rasa ingin tahu bagi anak-anak.

Jasra mengatakan sindikat judi melakukan pendekatan dengan anak melalui inovasi pada sesuatu yang disukai anak-anak seperti hobi, minat, hingga figur.