Lifestyle

Bun, Ini Dampaknya Jika Bayi Sulit Tidur di Malam Hari

Meskipun kebiasaan ini berbeda-beda, bayi yang baru lahir umumnya tidur selama delapan hingga 10 jam di malam hari.


Bun, Ini Dampaknya Jika Bayi Sulit Tidur di Malam Hari
Ilustrasi - dampak bayi sulit tidur di malam hari (Freepik)

AKURAT.CO, Bayi baru lahir idealnya tidur selama 16 jam sehari. Durasi ini perlahan akan berkurang seiring pertambahan usianya. Namun, jadwal tidur bayi berbeda dari orang dewasa.

Bayi belum mengenal waktu siang dan malam. Itulah sebabnya Si Kecil sering terlalu lama tidur di siang hari, dan terjaga saat malam. Dia juga mungkin akan terbangun beberapa kali di malam hari, dan kesulitan untuk kembali terlelap. 

Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya ritme sikardian yang belum stabil, lapar, kelelahan atau sebaliknya, sakit, bising, tidak nyaman karena popoknya basah, dan beberapa alasan lainnya.

Meskipun kebiasaan ini berbeda-beda, bayi yang baru lahir umumnya tidur selama delapan hingga 10 jam di malam hari. Lalu, apa yang terjadi jika Si Kecil sulit tidur di malam hari?

Berikut AKURAT.CO uraikan dampaknya satu per satu: 

Menghambat pertumbuhan

Sejumlah area dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi berhubungan dengan tidur. Pada saat tidur, tubuhnya akan melepaskan hormon pertumbuhan yang dibutuhkan oleh Si Kecil. Selain itu, fungsi otak bayi juga akan berkembang dengan maksimal pada saat tidur. Hal ini tentu sangat penting dalam menjaga perkembangan emosi dan kognitif bayi.

Oleh sebab itu, bayi membutuhkan tidur yang cukup untuk memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan otaknya. Sebaliknya, kurang tidur akan menghambat pertumbuhan Si Kecil.

Tidur yang cukup juga diyakini dapat melindungi bayi dari kerusakan jantung dan pembuluh darah, menjaga berat badan, serta membantu tubuhnya untuk melawan infeksi.

Bayi rewel

Apabila tak bisa tidur semalaman, Si Kecil akan merasa kurang fit dan tidak nyaman. Ini akan mengakibatkan dirinya menjadi rewel di siang hari. Oleh sebab itu, pastikan semua kebutuhan Si Kecil terpenuhi, dan sediakan lingkungan yang kondufis untuk beristirahat. 

Bayi tampak lemas 

Sama seperti orang dewasa, bayi yang tidak bisa tidur semalaman juga akan merasa lemas pada siang hari. Bunda mungkin akan melihat Si Kecil kurang bersemangat, dan rewel.

Bunda juga menjadi kurang bersemangat

Pada saat Si Kecil tidak bisa tidur, Bunda pasti akan terjaga semalaman. Hal ini tentu akan memengaruhi stamina Bunda pada siang hari. Bunda mungkin akan merasa lemas, kurang bersemangat, emosi menjadi tidak stabil, dan konsentrasi pun terganggu. Semua ini tentu akan memengaruhi tingat produktivitas Bunda. 

Pola makan terganggu

Bayi yang tidak bisa tidur pada malam hari biasanya akan membalasnya pada siang hari. Ini tentu akan memengaruhi pola makan Si kecil. Durasi tidurnya pada siang hari akan semakin panjang sehingga jadwal menyusu menjadi terganggu. Padahal, sama seperti tidur, ASI pun sangat penting untuk pertumbuhan Si Kecil.[]