Ekonomi

Bulog Masifkan Operasi Pasar Bakal Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Masifkan Operasi Pasar Bakal Jaga Stabilitas Harga Beras
Pekerja melakukan pengepakan beras dari mesin 'rice to rice' (RTR) sebelum kunjungan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di kompleks pergudangan modern Perum BULOG di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (11/3/2022). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

AKURAT.CO, Direktur Utama Perum Bulog Budi Wasese menegaskan sebagai buffer stock, pihaknya menjamin tersedianya beras di masyarakat dengan harga terjangkau, kendatipun harga beras di pasaran sedikit alami kenaikan.

"Masyarakat jangan khawatir, Bulog punya stok beras yang cukup untuk program Operasi Pasar yang sudah berjalan lancar sepanjang tahun ini, dan sekarang Operasi Pasar ini makin kami masifkan di seluruh Indonesia," jelas pria yang akrab disapa Buwas itu saat meninjau Pasar Induk Beras Cipinang, di Jakarta, Senin (3/10).

Ia menegaskan, saat ini Bulog sangat fokus intervensi stabilitas harga beras di masyarakat. Untuk itu, Bulog berupaya maksimal melaksanakan program stabilisasi tersebut tanpa ada unsur kepentingan apa pun, kecuali kepentingan rakyat.

baca juga:

"Kami juga melakukan pemantauan harga secara terus menerus di tengah situasi saat ini dan melibatkan semua stakeholder terkait termasuk Satgas Pangan," imbuhnya.

Dia menerangkan, Kegiatan Operasi Pasar atau Program KPSH yang dilakukan sepanjang tahun oleh Bulog ini terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen. Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Tiga Pilar Ketahan Pangan yang ditugaskan kepada Bulog yaitu ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas.

Sementara itu Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan pemerintah daerah (pemda) diminta untuk rajin memantau harga beras di pasar-pasar wilayahnya. Hal ini penting mengingat beras merupakan salah satu komoditas pangan pokok dan strategis.

Ia juga menyebutkan bahwa sekecil apa pun kenaikan harga beras akan berdampak pada tingkat inflasi.

"Beras pengaruhnya terhadap inflasi tinggi sekali. Oleh karena itu, pemerintah terus mengecek stok di pasar, salah satunya Pasar Induk Beras Cipinang," jelas Zulkifli.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi