Rahmah

Bukti-bukti Persahabatan Rasulullah dengan Non Muslim, Bikin Kagum!

Sederet bukti kedekatan Nabi dengan warga non Muslim


Bukti-bukti Persahabatan Rasulullah dengan Non Muslim, Bikin Kagum!
Ilustrasi (SALEMNET)

AKURAT.CO Nabi Muhammad Teladan Persaudaraan dengan Non Muslim. Tidak hanya harmonis dengan sesama Muslim, beliau pun menjadi teladan dalam menjalin hubungan dengan kelompok agama lain.

Berikut ini fakta-fakta bahwa Nabi Muhammad menjalin hubungan baik dengan non Muslim.

Nabi berkawan baik dengan Waraqah, seorang Kristiani yang pandai kitab-kitab Taurat dan Injil, adalah orang pertama yang mengabarkan kebenaran kenabian. Tidak main-main, persoalan kebenaran dibenarkan pertama oleh orang di luar Islam.

Bukti selanjutnya, pada tahun 615 M, Nabi dan para sahabatnya hijrah dan berlindung di Abissina, daerah yang dipimpin raja Kristen Monofisit. Nabi dan para sahabatnya berkawan baik dengan raja yang bukan beragama Islam itu.

Selanjutnya pada tahun 628 M, Nabi didatangi tamu sekelompok Yahudi Najran, beliau mengizinkan mereka melakukan kebaktian di Masjidnya. Nabi tidak melarang mereka melakukan ibadah kebaktian di tempat ibadah pemeluk agama Islam.

Bukti berikutnya, dalam Piagam Madinah, pasal 1 disebut, kaum Muslimin dan yang bersekutu dengan mereka (non Muslim) adalah satu umat. Mereka bersaudara satu dengan yang lain.

Kemudian paada pasal 6, juga disebut, Yahudi yang mengikuti kaum Muslimin memiliki hak yang sama dengan mereka untuk ditolong dan dilindungi. Tidak ada diskriminasi antar semua pemeluk agama.

Dan pada pasal 37 juga disebut, Muslim dan Yahudi bertanggung jawab atas agama mereka masing-masing. Persoalan di dunia mereka harus saling menghargai satu dengan yang lainnya.

Itulah fakta-fakta kedekatan dan persahabatan Nabi dengan non Muslim. Nabi menjalin persahabatan dengan baik dengan mereka dan tidak pernah melakukan permusuhan, kecuali kepada yang memerangi Nabi dan para sahabatnya.[]