Rahmah

Bukan Sesat, ini Pandangan Ulama Soal Maulid Nabi

Bukan Sesat, ini Pandangan Ulama Soal Maulid Nabi
Nabi Muhammad (pinterest.com)

AKURAT.CO Maulid Nabi adalah hari peringatan kelahiran manusia agung Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di berbagai dunia dengan kegiatan-kegiatan mulia, seperti membaca Al-Qur'an, membaca salawat, dan melakukan pujian-pujian untuknya.

Sayangnya, ada sebagian orang yang menganggap maulid sebagai kegiatan yang haram atau bid'ah untuk dilakukan, karena dianggap tidak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad. 

Nah, uniknya, para ulama banyak memberikan komentar-komentar baik terkait maulid Nabi. Seperti dikutip NU Online, berikut komentar-komentar para ulama soal maulid Nabi Muhammad.

baca juga:

Al-Imam al-Suyuthi dari kalangan ulama’ Syafi’iyyah mengatakan:

هُوَ مِنَ الْبِدَعِ الْحَسَنَةِ الَّتِيْ يُثَابُ عَلَيْهَا صَاحِبُهَا لِمَا فِيْهِ مِنْ تَعْظِيْمِ قَدْرِ النَّبِيِّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَإِظْهَارِ الْفَرَحِ وَالْاِسْتِبْشَارِ بِمَوْلِدِهِ الشَّرِيْفِ   

Artinya: “Perayaan maulid termasuk bid’ah yang baik, pelakunya mendapat pahala. Sebab di dalamnya terdapat sisi mengagungkan derajat Nabi Saw dan menampakan kegembiraan dengan waktu dilahirkannya Rasulullah Saw”.

Dalam kesempatan yang lain, beliau mengatakan:

يُسْتَحَبُّ لَنَا إِظْهَارُ الشُّكْرِ بِمَوْلِدِهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَالْاِجْتِمَاعُ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ وَنَحْوُ ذَلِكَ مِنْ وُجُوْهِ الْقُرُبَاتِ وَإِظْهَارِ الْمَسَرَّاتِ   

Artinya: “Sunah bagi kami untuk memperlihatkan rasa syukur dengan cara memperingati maulid Rasulullah Saw, berkumpul, membagikan makanan dan beberapa hal lain dari berbagai macam bentuk ibadah dan luapan kegembiraan”.

Sedangkan dari kalangan Hanafiyyah, Syaikh Ibnu ‘Abidin mengatakan:

 اِعْلَمْ أَنَّ مِنَ الْبِدَعِ الْمَحْمُوْدَةِ عَمَلَ الْمَوْلِدِ الشَّرِيْفِ مِنَ الشَّهْرِ الَّذِيْ وُلِدَ فِيْهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ  

Artinya: “Ketahuilah bahwa salah satu bid’ah yang terpuji adalah perayaan maulid Nabi pada bulan dilahirkan Rasulullah Muhammad Saw”.