Olahraga

Mantan Bos Honda Pilih Mir Ketimbang Quarataro Dampingi Marquez di 2023

Kontrak rekan setim Marquez, Pol Espargaro akan berakhir tahun ini.


Mantan Bos Honda Pilih Mir Ketimbang Quarataro Dampingi Marquez di 2023
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir. (MOTOGP.COM)

AKURAT.CO, MotoGP musim 2022 memang belum bergulir. Namun, mantan kepala tim Honda di MotoGP, Livio Suppo, sudah memprediksi siapa pasangan atau rekan setim yang cocok bagi Marc Marquez untuk mengarungi MotoGP 2023 bersama dengan tim Repsol Honda.

Tahun 2022 memang akan menjadi tahun dengan banyak pembalap MotoGP yang kontraknya segera berakhir. Tapi, hal itu tidak berlaku bagi seorang Marquez yang diikat oleh tim Repsol Honda hingga 2024 mendatang setelah menandatangani perpanjangan kontrak pada Februari 2020 lalu.

Sementara pembalap Honda lainnya, yakni Pol Espargaro dari tim Repsol serta duo tim LCR, Takaaki Nakagami dan adik Marc, Alex Marquez, kontraknya akan berakhir pada akhir tahun ini.

baca juga:

Situasi tersebut membuat rumor mengenai pasangan Marquez tahun depan semakin kencang. Terlebih, juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo yang juga akan habis kontrak dengan Monster Energy Yamaha akhir tahun ini, sama sekali tidak yakin untuk memperbarui kontrak dengan tim saat ini dan bersedia mendengarkan tawaran lain.

Selain Quartararo, nama lain yang dikaitkan dengan Honda adalah Joan Mir, juga dengan kesepakatan yang berakhir pada akhir 2022 dan dengan posisinya di Suzuki Ecstar yang tidak pasti.

Melihat situasi tersebut, Suppo dalam sebuah wawancara dengan MowMag menyarankan pembalap favoritnya, Joan Mir, untuk bergabung dengan Marquez mulai 2023.

"Saya selalu menyukai Joan Mir dan jika saya berada di Honda, saya akan berbicara dengannya dengan serius, juga karena dia melontarkan beberapa sindiran di Suzuki dan saya pikir dia akan tertarik untuk pergi,” kata Suppo seperti dikutip dari Tuttomotoriweb, Minggu (23/1).

Hanya saja, isu yang beredar saat ini adalah Marquez dan Mir tak cukup akrab dan tidak terlalu saling menyukai. Pun demikian, Suppo menilai faktor tersebut tidak akan menjadi masalah bagi Marc jika mereka tinggal bersama di garasi yang sama.

“Memiliki rekan setim yang kuat adalah sebuah stimulus. Jangan lupa bahwa Marc melakukan debut MotoGP dengan Dani Pedrosa sebagai pendampingnya. Saya pikir dia tidak akan memiliki masalah memiliki Mir atau orang lain di sisinya.” tambah Suppo.[]

Sumber: Tuttomotori Web