News

Bukan Perayaan Haram, Media Arab Saudi Sediakan Panduan Valentine Lengkap untuk Warganya


Bukan Perayaan Haram, Media Arab Saudi Sediakan Panduan Valentine Lengkap untuk Warganya
Ilustrasi perayaan Hari Valentine (Unsplash)

AKURAT.CO, Surat kabar berbahasa Inggris asal Arab Saudi, Arab News, rupanya getol meliput perkembangan budaya Valentine di kerajaannya. Setidaknya sejak 2018 lalu, media ini telah mengumumkan pernyataan terkait dengan fatwa Valentine dari mantan Presiden CPVPV, Sheikh Ahmed Qasim Al-Ghamdi.

Dalam tulisannya, Al-Ghamdi lantas dinilai sukses membuat terobosan dengan mengklaim bahwa perayaan Valentine bukanlah sesuatu yang haram untuk dilakukan umat Muslim. Tidak bertentangan dengan ajaran Islam, Al-Ghamdi kemudian menambahkan bahwa Valentine tidak ubahnya seperti merayakan Hari Nasional atau Hari Ibu.

Sejak itulah, Arab News mulai giat melaporkan berbagai berita terkait dengan persiapan Valentine hingga bagaimana warga Arab Saudi merayakan Hari Kasih Sayang. Namun, media ini rupanya tidak hanya puas hanya meliput fenomena Valentine di negaranya, tetapi juga berbagai panduan bagi warga untuk merayakan Hari Kasih Sayang.

Bahkan, jika ditilik dari website resminya, 'panduan cinta' ditawarkan Arab News tampak begitu lengkap. Beberapa pedoman seperti literatur roman serta sejarah Valentine, wisata romantis, referensi restoran , hingga hadiah Valentine terlihat menghiasi laman Arab News.

"Untuk membantu pembaca memanfaatkan Valentine secara maksimal, Arab News telah menyusun panduan penting. Kami memiliki saran tentang liburan romantis, apakah anda dengan anggaran terbatas, atau siap untuk bermain di kapal pesiar sewaan di Laut Merah atau hotel warisan budaya di oasis kelapa sawit di Provinsi Timur," tulis Arab News.

Untuk destinasi liburan romantisnya, Arab News tampak memberikan AlUla sebagai referensi untuk para 'pecinta'. Menurut media ini, AlUla dinilai memiliki banyak keunggulan, seperti pemandangan serta sejarah yang menakjubkan serta tersedianya fasilitas restoran, teater, hotel, hingga program petualangan gurun.

"Sejauh tujuan romantis, tidak ada yang lebih romantis dari lanskap AlUla yang indah; dengan ukiran gunung yang memukau dan kuburan batu, tanah kuno mistis adalah pengalaman tersendiri," tulis Arab News.

Menariknya, terlepas dari referensi wisata, literatur, hingga restoran romantis, Arab News terlihat begitu detail memberikan panduan yang tepat untuk wanita atau pria di Hari Valentine.

Dalam memberikan pilihan hadiah ini, Arab News bahkan sampai mengutip beberapa pendapat dari para warga di Arab Saudi.

"Aku hanya ingin mawar merah, tapi aku ingin banyak. Sejumlah mawar merah (memang) konyol, seperti gadis-gadis yang Anda lihat di Instagram. Itu tidak berguna, saya tahu, tapi hei, (tapi) saya bisa memimpikannya!" tulis Arab News mengutip salah seorang wanita Arab Saudi, Aljohara.

"Cokelat dan beruang teddy! Dan jika mungkin, saya ingin menonton komedi romantis di rumah. Saya berharap calon suami saya menikmati film tahun 1990-an, karena itulah yang ia akan dapatkan!", tambah perempuan Arab Saudi lainnya, Nesreen.

Sementara para perempuan Arab Saudi dilaporkan lebih memilih hadiah bunga mawar, cokelat, boneka, perhiasan berbentuk hati, make-up, perlengkapan dapur, hingga liburan pribadi, para pria justru terkesan 'lebih sederhana'.

"Saya tidak benar-benar menginginkan apa pun, saya lebih suka menghabiskan hari melakukan sesuatu untuk istri saya, karena dia melakukan begitu banyak untuk saya setiap hari. Tapi kurasa makan malam yang menyenangkan adalah sesuatu yang bisa kita nikmati bersama," ucap Mohammed.

"Daging panggang! Sedang langka dengan kentang panggang di samping. Saya mudah disenangkan," lanjut Majid seperti dikutip Arab News pada Kamis (13/2). []