Tech

Bukan Main-main, Ini Bahan Daur Ulang Medali Olimpiade Tokyo

Untuk memproduksinya, panitia penyelenggara menginisiasikan ‘Tokyo 2020 Medal Project’


Bukan Main-main, Ini Bahan Daur Ulang Medali Olimpiade Tokyo
Medali olimpiade tokyo terbuat dari daur ulang sampah elektronik (Twitter @olympics)

AKURAT.CO Olimpiade Tokyo 2020 telah menarik perhatian semua pihak di dunia. Pasalnya, meski sedang menghadapi pendemi COVID-19, kejuaraan olahraga ini masih tetap diselenggarakan. 

Mendapatkan medali menjadi tujuan utama ratusan atlet datang ke negri sakura tersebut. Namun, masih belum banyak yang tahu bagaimana proses pembuatan medali tersebut.

Panitia Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo merupakan pihak yang bertanggung jawab dalam memproduksi medali yang akan menjadi kebanggaan para atlet tersebut. Pembuatan kepingan tersebut tidak bisa main-main, karena benda itu merupakan kesempatan bagi Jepang untuk menunjukkan budaya dan pesonanya ke seluruh dunia. 

Untuk memproduksinya, panitia penyelenggara menginisiasikan ‘Tokyo 2020 Medal Project’. Proyek ini sangat unik, sebab mereka meminta warga untuk mengumpulkan perangkat elektronik kecil, seperti ponsel bekas dari seluruh Jepang.

Proyek ini menjadikan Tokyo sebagai edisi pertama dalam sejarah Olimpiade dan Paralimpiade yang melibatkan warga dalam produksi medali. Hebatnya, pembuatan medali tersebut menggunakan logam daur ulang.

"Proyek tersebut mengajak masyarakat untuk menyumbangkan perangkat elektronik usang pada kami. Kami berterima kasih atas kerja sama semua orang," sambungnya kemudian," kata juru bicara Olimpiade 2020, Hitomi Kamizawa dilansir dari Deutsche Welle, Rabu (4/8/2021).

Kampanye daur ulang ini berhasil menghasilkan 32 kg emas, 34 kg perak, dan 21 kg perunggu. Semua komponen tersebut diambil dari hampir 80 ton perangkat listrik kecil, seperti ponsel dan laptop lama. Segala komponen itu lalu dilebur dan dicetak dengan konsep desain dari desainer lokal, Junichi Kawnishi.

Dengan demikian, Jepang menjadi negara pertama yang memproduksi semua medali Olimpiade yang terbuat dari bahan daur ulang. Upaya yang dilakukan Negeri Matahari Terbit ini diharapkan menjadi contoh bagi tuan rumah Olimpiade ke depannya.