Olahraga

Bukan karena Tekanan Suporter, Ini Alasan Persija Depak Angelo Alessio

Sebelumnya, tak sedikit Jakmania yang mendesak agar Angelo Alessio meninggalkan Persija.


Bukan karena Tekanan Suporter, Ini Alasan Persija Depak Angelo Alessio
Angelo Alessio resmi diberhentikan Persija Jakarta sebagai pelatih kepala pada Rabu (19/1). (Instagram.com/Persija)

AKURAT.CO, Manajer Persija, Bambang Pamungkas menegaskan bahwa keputusan manajemen memberhentikan Angelo Alessio sebagai pelatih kepala bukan karena adanya tekanan dari suporter. Menurutnya, ada beberapa pertimbangan jadi alasan pemecatan pelatih asal Italia itu.

Persija secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Angelo Alessio, per Rabu (19/1). Disinyalir, eks asisten Antonio Conte itu diberhentikan sebagai pelatih kepala menyusul hasil buruk Macan Kemayoran-julukan Persija-hingga pekan ke-20 Liga 1 Indonesia 2021-2022.

Performa klub kebanggaan Jakmania di tangan Angelo memang jauh dari kata bagus. Pasalnya, Persija tertahan di papan tengah, yakni posisi kedelapan dengan perolehan 29 poin hasil tujuh kemenangan, delapan imbang, dan lima kali kalah.

baca juga:

Buruknya penampilan dan posisi Persija tersebut membuat Angelo banjir kritik. Bahkan, tak sedikit Jakmania yang mendesak agar pelatih berusia 56 tahun itu meninggalkan klub, yang akhirnya baru terealisasi kemarin.

“Apakah ada tekanan dari suporter? Rasanya saya pikir tidak,” ujar Bambang Pamungkas dalam Forum Diskusi dengan Media secara virtual, Kamis (20/1) malam WIB.

“Memang kita sangat menghargai suara atau suporter, tapi kita selalu sampaikan bahwa pendapat dari suporter bukan jadi sebuah dasar utama untuk mengambil sikap dalam kaitan apapun soal tim. Jadi rasanya kalau kemudian ini karena saran suporter, saya bisa pastikan itu tidak.”

Menurut Bepe, sapaan akrab Bambang, keputusan manajemen terkait Angelo sudah dipertimbangkan masak-masak. Dari sekian banyak faktor, manajer yang juga legenda klub itu mengungkapkan bahwa salah satu bahan pertimbangan adalah perbedaan filosofi antara Angelo dengan Persija.

“Tentu tidak semua keputusan manajemen harus dipahami masyarakat luas. Tapi, kalau saya boleh menyampaikan adalah emmang filosofi yang dimiliki Angelo memang tidak berjalan dengan baik di Persija,” jelas Bepe.

“Semua mungkin bisa melihat dan menilai, dan itu adalah salah satu dari beberapa hal yang mendasari kenapa keputusan manajemen memberhentikan Angelo. Dari transformasi filosofi itu yang mungkin membuat Persija belum mengalami kemajuan berarti selama ditangani oleh Angelo.”

Sebagai pengganti Angelo, Persija menunjuk Sudirman sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi sisa musim Liga 1 Indonesia 2021-2022. Sudirman sendiri bukanlah nama baru mengingat pelatih berlisensi A AFC itu pernah membawa Macan Kemayoran menjadi juara Piala Menpora 2021.

“Coach Dirman yang memegang lisensi A sudah cukup untuk menangani Persija. Lebih dari itu dia bukan sosok yang baru, dia sangat mengetahui psikologis luar dalam tim ini. Pilihan untuk memutuskan agar Coach Dirman mengambil alih tentu itu pilihan yang sangat realistis dan yang terbaik untuk saat ini,” tandas Bepe.[]