Lifestyle

Bukan Hanya Telat Mens, Ini Gejala Kehamilan yang Gak Boleh Diabaikan

Banyak pula wanita yang tidak menyadari dirinya hamil hingga usia kandungan sudah enam minggu. Berikut gejala kehamilan yang tidak boleh diabaikan


Bukan Hanya Telat Mens, Ini Gejala Kehamilan yang Gak Boleh Diabaikan
Gejala kehamilan (FREEPIK/jcomp)

AKURAT.CO, Dibutuhkan sekitar dua hingga tiga minggu setelah berhubungan seks agar kehamilan terjadi. Beberapa wanita langsung mengalami gejala kehamilan saat sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim. Di sisi lain banyak pula wanita yang tidak menyadari dirinya hamil hingga usia kandungan sudah enam minggu.

Kondisi ini sering terjadi karena gejala awal kehamilan bisa mirip dengan gejala yang dialami sebelum periode menstruasi. Sehingga, seorang wanita mungkin tidak mengenali gejala yang berhubungan dengan kehamilan.

Berikut Akurat.co rangkum tanda-tanda kehamilan yang tak boleh kamu abaikan, Selasa, (14/9/2021):

Menstruasi terlambat

Periode menstruasi yang terlambat adalah gejala khas kehamilan. Setelah pembuahan terjadi, tubuh menghasilkan hormon yang menghentikan ovulasi dan pelepasan lapisan rahim.

Ini berarti siklus telah berhenti dan kamu tidak akan mengalami menstruasi lagi sampai setelah bayi lahir. Namun, ini tidak selalu merupakan tanda kehamilan. Kamu juga bisa tidak mengalami menstruasi karena stres, olahraga berlebihan, diet, ketidakseimbangan hormon, dan faktor lain yang dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur.

Payudara sakit dan membesar

Saat hamil, payudara akan membesar dan bra lebih kencang dari biasanya. Bukan hanya membesar saja, payudara juga terasa sakit. Rasa sakitnya mungkin mirip dengan yang dirasakan payudara sebelum menstruasi. Puting mungkin juga mulai menggelap dan membesar. Rasa sakit ini bersifat sementara dan memudar setelah tubuh terbiasa dengan peningkatan hormon.

Kelelahan

Kelelahan menempati peringkat tinggi diantara gejala awal kehamilan. Jika kamu tiba-tiba merasa lelah, mungkin itu adalah respons tubuh terhadap peningkatan kadar hormon progesteron yang disebabkan oleh kehamilan.

Bagi banyak wanita, kelelahan dimulai pada minggu pertama setelah pembuahan, berlanjut hingga trimester pertama, tetapi kemudian mereda pada trimester kedua. Makan makanan yang kaya protein dan zat besi dapat membantu mengimbangi rasa kantuk, dan tentu saja, tidur siang yang cukup.

Lebih sering buang air kecil

Kamu mungkin mendapati diri lebih sering buang air kecil dari biasanya. Ini disebabkan jumlah darah dalam tubuh meningkat selama kehamilan sehingga ginjal memproses cairan ekstra yang berakhir di kandung kemih.

Bercak

Sedikit bercak atau pendarahan vagina terkadang merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Bercak ini dikenal sebagai pendarahan implantasi, yang terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim dan menyebabkan sedikit pertumpahan darah.

Ini terjadi 10-14 hari setelah pembuahan dan umumnya berlangsung untuk waktu yang singkat. Namun, pendarahan implantasi biasanya jauh lebih ringan daripada pendarahan menstruasi.

Selain gejala-gejala di atas, wanita yang sudah hamil juga cenderung merasakan mood swings, ngidam, kembung, kram. Adapun gejala-gejala ini mungkin berbeda dalam kualitas atau tingkat keparahan, bahkan wanita yang sama mungkin tidak mengalami gejala yang sama di setiap kehamilan.

Kapan sebaiknya melakukan tes kehamilan?

Biasanya, disarankan agar kamu melakukan tes kehamilan setelah menstruasimu terlambat. Ini karena tes kehamilan mengukur tingkat human chorionic gonadotrophin (hCG) dalam tubuh. Diperlukan sekitar tiga hingga empat minggu dari hari pertama menstruasi terakhir agar ada cukup hCG dalam tubuhuntuk dapat muncul pada tes. Human chorionic gonadotrophin merupakan hormon yang mulai terbentuk saat hamil.[]