Lifestyle

Bukan Hanya Dialami Orang Dewasa, Kenali Gejala Kecemasan Pada Anak

Pada anak, gejala kecemasan bisa cukup sulit untuk dikenali. Namun, semakin cepat masalah ini ditemukan, semakin dini pula terapinya


Bukan Hanya Dialami Orang Dewasa, Kenali Gejala Kecemasan Pada Anak
Ilustrasi anak cemas (newsmedical.net)

AKURAT.CO Gangguan kecemasan tak hanya bisa dialami oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Gangguan kecemasan pada dasarnya ditandai dengan munculnya perasaan cemas yang berlebih dan terus-menerus. 

Pada anak, gejala kecemasan bisa cukup sulit untuk dikenali. Namun semakin cepat masalah ini ditemukan, semakin dini pula terapi bisa diberikan kepada anak.

Semakin dini kita bisa membimbing anak ke jalan yang dapat mendorong mereka untuk menjadi tangguh dan membantu mereka menghadapi hal-hal yang mereka takuti," ujar profesor di bidang kesehatan anak dan remaja dari University of North Carolina, dr Rebecca Baum, seperti dilansir CNN, pada Jumat (27/5/2022)

baca juga:

Menurut Psikolog Klinis dan Konsultan Kognitif dan Perilaku Spesialisasi Gangguan Kecemasan Rachel Busman, tanda gangguan kecemasan pada anak secara umum bisa dibagi menjadi dua, yakni gejala gangguan kecemasan secara umum dan gejala gangguan kecemasan sosial. 

Berikut ini tanda yang patut diwaspadai pada masing-masing jenis gangguan kecemasan pada anak.

Gangguan kecemasan umum

Beberapa tanda yang kerap muncul pada anak dengan gangguan kecemasan umum adalah kesulitan berkonsentrasi, kesulitan tidur, mengompol, bermimpi buruk, dan tidak makan dengan benar. 

Anak juga menunjukkan tanda seperti ada kecenderungan terlalu menempel, kurang percaya diri untuk mencoba hal baru atau saat menghadapi masalah sederhana sehari-hari, menghindari aktivitas sehari-hari seperti pergi ke sekolah, dan ketidakmampuan untuk bicara pada beberapa situasi sosial.

Anak dengan gangguan kecemasan juga kerap mencari dan menyanyakan kepastian akan sesuatu secara berulang-ulang.