News

Bukan Hanya Anies, Sufmi Dasco Ungkap Prabowo Subianto Juga Mau Dijegal

Bukan Hanya Anies, Sufmi Dasco Ungkap Prabowo Subianto Juga Mau Dijegal
Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad, saat temui usai melaporkan KPU ke Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019) (AKURAT.CO/Oktaviani)

AKURAT.CO Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, isu penjegalan maju Capres di Pilpres 2024 terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga dialami oleh Prabowo Subianto. Hal ini, katanya, terlihat dari banyak baliho di sejumlah daerah di Indonesia yang justru menurunkan elektabilitas Prabowo.

"Kalau soal penjegalan itu bukan cuma yang disampaikan di media. Pak Prabowo juga mau dijegal. Itu sekarang baliho di seluruh daerah masif tapi membuat rating Pak Prabowo turun," kata Dasco saat ditemui awak media di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Selasa (20/9/2022).

Dirinya memang tidak menyebut secara spesifik bentuk baliho maupun isi yang ditampilkan di dalamnya. Namun, kata dia, baliho tersebut terpasang di daerah Sumatera Barat, Aceh, Kalimantan Barat, dan Madura.

baca juga:

"Cuma kan kalau kita, itu langsung bergerak aja di lapangan. Kita kemudian lapor yang berwajib. Baliho-balihonya kita turunin, kan gitu. Karena bukan kita yang pasang, kan gitu," ujar Wakil Ketua DPR itu.

"Ya saya enggak bilang itu (kampanye hitam). Ya begitulah kira-kira," sambung dia.

Lebih lanjut, Dasco mengaku bahwa pihaknya sudah mengetahui pelaku yang memasang baliho tersebut. Meski begitu, ia tak menyebut identitasnya, namun diduga pelakunya terorganisir dan memiliki dana, serta massa penggerak yang cukup banyak.

"Dia itu kan mengorganisir orang banyak, dananya juga banyak. Ya kita tahu. Tapi ya sudahlah. Kita instruksikan kepada seluruh kader di daerah tersebut untuk dicopot (baliho) dan banyak juga," ucap Dasco.

"Ya ini kan belum masa kampanye. Yang dipasang juga baliho Pak Prabowo. Masa' kita melaporkan ke Bawaslu," tukas Dasco. []