News

Bukan Cuma 1, Ternyata 8 Remaja ABG Lainnya Juga Dijadikan Budak Seks Mucikari EMT

delapan ABG ini disebar dan berpindah-pindah ke apartemen yang lain sama seperti korban NAT

Bukan Cuma 1, Ternyata 8 Remaja ABG Lainnya Juga Dijadikan Budak Seks Mucikari EMT
Dua muncikari yang Perbudak ABG di Apartemen Jakarta Barat saat konferensi pers (AKURAT.CO/Anisha Aprilia)

AKURAT.CO, Polda Metro Jaya mengungkapkan muncikari yang memperbudak ABG berinisial NAT (17) di apartemen Jakarta Barat telah menjalankan bisnis prostitusi itu lebih dari tiga tahun.

"Sampai kita lakukan penangkapan dan hasil pemeriksaan, tersangka memiliki 8 orang anak asuh atau anak yang dia perjual belikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Rabu 21 September 2022.

Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan ini, mengatakan jumlah ABG yang disekap kemudian dijual jadi Pekerja Seks Komersial (PSK) oleh muncikari Erika Mustika Tarigan (EMT) jumlahnya ada delapan.

baca juga:

"Hasil pemeriksaan yang bersangkutan memiliki delapan anak asuh yang dia perjual belikan," lanjutnya. 

Polisi berpangkat melati tiga ini mengungkapkan delapan ABG ini disebar dan berpindah-pindah ke apartemen yang lain sama seperti korban NAT. 

"Ini pun dia atur juga tempat penempatannya di tiga apartemen, dia gilir. Demikian juga saat melayani tamu dibantu tersangka RR. Semoga dengan adanya kasus ini membuat yang lain berani melaporkan karena tanpa laporan kita kesulitan. Sekali lagi, ini butuh kerjasama seluruh pihak," ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada para ABG yang pernah jadi korban mami Erika agar tidak ragu melapor ke polisi. 

Pasalnya, lanjut Zulpan, Polda Metro Jaya perlu laporan mereka untuk bisa segera mengembangkan kasus ini. 

"Karena tanpa adanya laporan kita kesulitan untuk mendapatkan keterangan apakah mereka di apartemen itu sebagai orang tersandera atau memang tinggal di sana menikmati kehidupan di apartemen," tukasnya

Sebelumnya, Jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus dua muncikari yang terlibat dalam penyekapan terhadap seorang remaja berinisial NAT (17) yang dieksploitasi seksual yang dipaksa menjadi pekerja seks komersil (PSK) di Apartemen Jakarta Barat. 

Diketahui, kedua pelaku itu merupakan EMT (43) dan RR alias I (19). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan RR merupakan teman dekat korban yang mengajaknya untuk pergi ke apartemen. 

Lebih lanjut, Zulpan mengatakan pihaknya menangkap kedua muncikari itu  pada Senin (19/9/2022) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Pada hari Senin 19 September 2022 sekira pukul 22.00 WIB di Wilayah Kalideres Jakarta Barat, telah dilakukan penangkapan terhadap para tersangka," ujar Zulpan dalam keterangan tertulis, Selasa (20/9/2022).

Peristiwa ini berawal pada bulan Januari 2021 lalu ketika korban diajak temannya pergi ke sebuah apartemen di kawasan Jakarta Barat. []