News

Bukan Asal Pilih, Ternyata Ini Alasan Jokowi Tunjuk Yudo Margono Sebagai Calon Panglima TNI

Bukan Asal Pilih, Ternyata Ini Alasan Jokowi Tunjuk Yudo Margono Sebagai Calon Panglima TNI
Mensesneg Pratikno saat ditemui usai acara siraman putri kedua Presiden RI, Kahiyang Ayu di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/11). (AKURAT.CO/ Hono Mustanto)

AKURAT.CO Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI salah satunya karena urutan matra. 

Hal itu ia sampaikan usai memberikan surat presiden (surpres) dari pihak Istana ke DPR, di Media Center, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2022). 

"Ya bisa jadi (matra) salah satu pertimbangannya. Saya kira itu salah satu lah pertimbangannya," kata Pratikno kepada awak media. 

baca juga:

Pasalnya, menurut dia, semua kepala staf di tiap matra telah memenuhi persyaratan sebagai calon Panglima TNI. Sehingga hal itu menjadi hak prerogatif Presiden Jokowi selanjutnya. 

"Jadi kalau calon panglima TNI itu selalu dari kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif sebagai anggota TNI. Nah, dalam hal ini, yang memenuhi syarat ya hanya tiga saja. Apakah KSAU, KSAD, atau KSAL. Dalam hal ini, Pak Presiden memilih calon itu dari KSAL. Itu aja," tukas dia. 

Sebagai informasi, Pimpinan DPR RI secara resmi menerima surpres penggantian calon Panglima TNI. 

Surpres diantar langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, ke Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta.

"Saya menerima langsung dari Mensesneg. Saya akan mengumumkan bahwa nama yang diusulkan oleh Presiden untuk menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut atau KSAL," kata Ketua DPR, Puan Maharani. []