Ekonomi

Buka Peluang Cuan di Dunia Digital, Bagaimana Caranya?

Buka Peluang Cuan di Dunia Digital, Bagaimana Caranya?
Ilustrasi ekonomi digital. (theverge.com)

AKURAT.CO Pilihan bisnis di era digitalisasi makin beragam. Sekarang individu dapat makin produktif dan mudah membuka peluang meraih cuan.

"Peluang kita ciptakan. Dulu peluang kita cari. Sekarang, kita punya komunitas, manfaatkan itu semua untuk menciptakan peluang yang bisa mendatangkan produktivitas, keuntungan, serta kesejahteraan," kata Ketua STIKOSA AWS, Dr. Meithiana Indrasari, ST., MM saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Senin (19/9/2022), dikutip dari siaran pers yang diterima.

Digitalisasi menghadirkan sejumlah lapangan pekerjaan baru. Affiliate lokapasar, dropshipper, hingga konten kreator. Ketiga bisnis ini juga bisa digeluti para mahasiswa.

baca juga:

Ketika menjadi affiliate lokapasar, individu tidak memerlukan modal dan membuat konten. Mereka cukup download dan bagikan konten penjual lokapasar kemudian mendapat komisi jika ada yang membeli.

"Memang tidak bisa instan. Kita harus membangun media sosial. Bahkan, beberapa mahasiswa saya sampai ternak akun. Nyatanya mereka bisa produktif dan meraih keuntungan," kata Meithiana.

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan. We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna dengan 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Menurut Survei Literasi Digital di Indonesia pada tahun 2021, Indeks atau skor Literasi Digital di Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 1-5. Skor tersebut menunjukkan bahwa tingkat literasi digital di Indonesia masih berada dalam kategori Sedang.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital.

Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital, yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Ketua APIK PTMA, Aktivis Literasi Digital UMM, M. Himawan S., M.Si; Ketua STIKOSA AWS, Dr. Meithiana Indrasari, ST., MM; serta mengundang Dosen Universitas Ibrahimy Situbondo, Ketua RTIK Situbondo, Shokhibul Mighfar, M. Pd.I.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital 2022 hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi, bisa klik ke Instagram @siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi