Rahmah

Buka AICIS XX Secara Daring, Wapres Ma'ruf Amin: Fikih Islam Jadi Solusi Kehidupan Beragama

Wapres Ma'ruf Amin menyebut Fikih Islam dapat memberikan solusi dan sumbangan pemikiran untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan dampaknya.


Buka AICIS XX Secara Daring, Wapres Ma'ruf Amin: Fikih Islam Jadi Solusi Kehidupan Beragama
Wapres Ma'ruf Amin Ma'aruf saat melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 massal di Lapangan Olahraga Tiara Batara, Melayu, Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (30/3/2021) (Istimewa)

AKURAT.CO  Saat ini dunia sedang membutuhkan gagasan-gagasan baru untuk mengatasi tantangan pandemi Covid-19, baik dari aspek medis maupun aspek aspek non medis yang meliputi wabah Covid-19. Salah satunya adalah peran syariat Islam yang sangat diharapkan mampu memberikan solusi yang kontekstual agar kebijakan yang terbaik dapat diambil. 

Menurut Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin, syariat Islam diletakkan untuk memastikan terwujudnya tujuan syariat dalam membangun kemaslahatan baik dalam masalah agama maupun masalah dunia secara simultan. Karena setiap ketentuan hukum syariah dimaksudkan untuk menjaga hal-hal yang primer seperti menjaga agama, jiwa, akal dan keturunan serta harta. 

Begitu juga pada sesuatu yang bersifat sekunder seperti hal-hal yang menyangkut aspek muamalah, yang apabila diabaikan maka akan terjadi berbagai kesempitan dan kesulitan maupun yang sifatnya melengkapi kesempurnaan.

"Syariat ada yang bersumber dari Al-Qur'an, Hadits dan ada juga yang bersumber dari ijtihad. Menurut Imam Al Haramain, kebanyakan Syariat justru berasal dari hasil ijtihad. Karena Nash itu terbatas, sedangkan berbagai masalah kehidupan baik yang menyangkut masalah ekonomi, sosial, politik, budaya dan lain-lain, tidak terbatas," ujar Wapres Ma'ruf Amin dslam membuka secara resmi pelaksanaan konferensi internasional bertajuk Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) XX yang dilaksanakan secara daring dan luring di Surakarta, Senin (25/10/2021).

Wapres Ma'ruf Amin menambahkan,  peran Fikih untuk merespon berbagai perubahan tersebut sangatlah penting. Karena menurutnya, Fikih merupakan solusi untuk mengurai berbagai problema yang dihadapi setiap saat.

"Saya yakin, Fikih Islam dapat memberikan solusi dan sumbangan pemikiran untuk mengatasi pandemi Covid-19 beserta seluruh dampaknya. Saya juga merasa yakin karena Fikih Islam dimaksud untuk memberikan kemaslahatan bagi semua orang," tutur peraih Doktor kehormatan Bidang Hukum dan Ekonomi Syariah oleh Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Dengan demikian, lanjut Ma'ruf Amin mengatakan bahwa Fikih Islam tidak dimaksudkan untuk menyulitkan kehidupan. Namun sebaliknya, Fikih Islam merupakan solusi bagi kehidupan umat manusia termasuk solusi untuk menangai pandemi Covid-19. []