Olahraga

Budi Sudarsono: Mudah-mudahan Timnas Sekarang Juara Piala AFF

Budi Sudarsono: Mudah-mudahan Timnas Sekarang Juara Piala AFF
Legenda Timnas Indonesia, Budi Sudarsono (Akurat.co/Dimas Ramadhan)

AKURAT.CO, Sepanjang keikutsertaannya di Piala AFF, Tim Nasional Indonesia tak pernah bisa menjadi juara. Legenda sepakbola nasional Budi Sudarsono berharap penantian tersebut akan berakhir di edisi terdekat.

Sejak diselenggarakan dan berpartisipasi di Piala AFF pada 1996, trofi paling bergengsi se-Asean tersebut memang belum pernah mampir ke Indonesia. Pencapaian terbaik skuat Garuda-julukan Timnas- adalah menjadi finalis, alias runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020).

Terdekat, Timnas Indonesia akan berjuang di Piala AFF 2022 pada 20 Desember 2022 hingga 16 Januari 2023. Budi Sudarsono pun sangat berharap Garuda bisa meraih trofi di edisi kali ini.

baca juga:

"Kayaknya waktunya (juara), kayaknya. Mudah-mudahan saja, kita doakan juara karena sudah lama banget kan kita menunggu," kata Budi usai memeriahkan tur trofi Piala AFF 2022 di Lippo Mal Puri, Jakarta Barat, Sabtu (26/11).

Keyakinan dan harapan penyerang Timnas Indonesia era 2000 hingga 2008 itu didasari oleh skuat Garuda saat ini, yang menurutnya sudah mentereng dan berkualitas.

"Menurut saya sangat baguslah karena kan Shin Tae-yong memang senang pemain muda. Terus juga gemblengannya luar biasa. Kita yakin saja lah, kita doakan saja," tuturnya.

Di Piala AFF 2022, Timnas Indonesia tergabung dalam grup A bersama dengan Thailand, Filipina, Kamboja, dan Brunei Darussalam.

Meski di atas kertas Indonesia adalah lebih baik dari beberapa tim di grup tersebut, Budi menilai bahwa semua lawan berat. Oleh karena itu, ia meminta agar Timnas Indonesia fokus setiap pertandingan yang ada.

"Kalau menurut saya tetep konsentrasi saja karena setiap pertandingan berat. Begitu aja, yang penting step by step, satu lewat, satu lewat, dan bisa deh," imbuhnya.

Pandangan serupa juga dimiliki oleh legenda Timnas Indonesia lainnya, Ilham Jaya Kesuma. Menurut pnyerang Garuda periode 2004 sampai 2007 tersebut, kekuatan tim-tim di ASEAN saat ini sudah mulai merata.

"Sekarang Filipina, lalu Brunei juga yang biasanya tidak lolos, tahun ini lolos kan. Jadi untuk sekarang ini sepakbola Asia Tenggara sudah bagus," ucap Ilham.

"Tidak seperti dulu, Kamboja bisa kita kalahin 5-0 7-0, Filipina juga. Sekarang semua berkembang dengan cepat. Kalau kita tidak bisa ikut era baru bola kita akan tertinggal."[]