Ekonomi

Budi Said, Crazy Rich Properti yang Menangkan 'Pertarungan' Lawan Antam

Pria yang disebut-sebut sebagai crazy rich Surabaya tersebut diketahui merupakan seorang pengusaha properti


Budi Said, Crazy Rich Properti yang Menangkan 'Pertarungan' Lawan Antam
Karyawan saat menunjukan emas batangan di Butik Emas Antam, Menara Ravindo, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2019). Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada hari ini dibanderol seharga Rp660 ribu per gram. Harga tersebut turun Rp1.000 per gram dibandingkan perdagangan kemarin. Adapun harga emas berdasarkan ukuran di antaranya, emas lima gram Rp3,12 juta, 10 gram Rp6,17 juta, 25 gram Rp15,33 juta, dan 50 gram Rp30,58 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp61,1 juta, 25 (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Nama Budi Said tiba-tiba populer di telinga masyarakat lantaran secara heboh memenangkan gugatan di pengadilan kepada PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada 7 Februari 2020 lalu.

Seperti diketahui, Budi Said menggugat Antam untuk membayar kerugian senilai Rp 817,4 miliar atau setara 1,1 ton emas, pada perkara perdata dengan nomor perkara 158/Pdt.G/2020/PN Sby di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Lalu siapa sebenarnya sosok pengusaha bernama, Budi Said ini?

Pria yang disebut-sebut sebagai crazy rich Surabaya tersebut diketahui merupakan seorang pengusaha properti. Namanya beberapa kali muncul di media lokal Surabaya dan menjabat sebagai Direktur Utama PT Tridjaya Kartika Grup.

Melansir dari Tribun Surya, Senin (18/1/2021), PT Tridjaya Kartika Grup merupakan perusahaan yang bergerak di bidang properti.

Beberapa properti mewah seperti perumahan, apartemen hingga plaza berada di bawah PT Tridjaya Kartika Grup yang dipimpin oleh Budi Said. Ini termasuk Plaza Marina, salah satu pusat perbelanjaan yang terkenal dengan konter HP lengkap yang ada di Kota Surabaya.

Mengutip laman resmi perusahaan, kantor perusahaan berada di Puncak Marina Tower, Margorejo Indah, Kota Surabaya.

PN Surabaya mengabulkan gugatan Budi Said yang diajukan lewat pengacaranya Ening Swandari. Berdasarkan petitum, PN Surabaya memutuskan untuk menghukum PT Antam membayar kerugian kepada Budi Said sebesar : Rp 817.465.600.000,- sebagai nilai kerugian setara dengan nilai harga emas batangan Antam Lokasi Butik Emas LM-Surabaya Pemuda seberat 1.136 kilogram. 

"Nantinya nilai ganti rugi tersebut disesuaikan lagi dengan fluktuasi nilai emas dari pengumuman website resmi Antam (incasu Tergugat I) melalui situs www.logammulia.com pada saat Tergugat I seketika dan sekaligus membayar seluruh kerugian yang diderita oleh Penggugat," demikian keputusan PN Surabaya.

Denny Iswanto

https://akurat.co