News

Buaya Peliharaan Dievakuasi dari Rumah Warga di Kemayoran, Pemilik Menangis

Kesedihan Buriah, Warga RT 03 RW05, Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat tak bisa ditutupi.


Buaya Peliharaan Dievakuasi dari Rumah Warga di Kemayoran, Pemilik Menangis
Perpisahan menyedihkan. Buriah menggendong buayanya. (AKURAT.CO/Badri)

AKURAT.CO Kesedihan Buriah, seorang warga RT 03 RW 05, Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat tak bisa ditutupi. Matanya sembab. Ia sedih lantaran buaya kesayangannya dibawa petugas gabungan ke balai konservasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Buaya itu terpaksa dievakuasi lantaran keberadaannya diprotes warga. Warga sekitar rumah Buriah kerap mengeluhkan keberadaan reptil berbahaya itu. Warga khawatir sewaktu-waktu buaya terlepas dari kandang sederhana milik Buriah dan mengancam jiwa warga. 

Akibat dikeluhkan warga, pemerintah melalui kelurahan setempat terpaksa mengevakuasinya dari rumah Buriah. Lurah Utan Panjang, Amadeo mengakui pihaknya mengevakuasi buaya betina berukuran hampir dua meter itu karena sudah sering menerima keluhan warga. Evakuasi dilakukan tim gabungan. Mulai dari dinas Dinas Kehutanan, Polisi Kehutanan, balai konservasi sumber daya dan Kementerian Lingkungan Hidup turun melakukan evakuasi. 

"Tadi tim petugas gabungan dalam melakukan evakuasi dari rumah warga. Itu dievakuasi karena mendapat keluhan dari warga sekitar," ucap Amadeo saat diwawancarai di sela - sela evakuasi di Kemayoran, Jakarta, Kamis (21/10/2021) sore.

Dia mengatakan, pihaknya tetap meminta izin terlebih dahulu kepada Buriah sebagai pemilik buaya. Kepada Buriah juga petugas menyampaikan larangan memelihara hewan buas atau yang dilindungi. Buriah pasrah. Ia tak bisa menolak saat petugas akhirnya mengevakuasi reptil bertaring tajam itu dari rumahnya.

"Sebelumnya kita datangi dulu pemiliknya, kami jelaskan bahwa buaya tidak dapat dipelihara karena dilindungi oleh negara," terangnya. 

Dia mengatakan, buaya peliharaan Buriah itu akan lebih terawat dan terjaga dengan baik bila ditangani oleh petugas BKSDA. Mereka, memiliki standar perawatan dan pemeliharaan yang baik sehingga reptil itu akan tetap terawat dan sehat. 

Dia mengatakan, di Balai BKSDA, pemerintah telah menyiapkan penangkaran yang baik lagi layak untuk hidup reptil itu. Karenanya, pihaknya berupaya meyakinkan Buriah agar merelakan buayanya dipindahkan ke penangkaran. 

"Alhamdulillah tidak ada penolakan dari pemilik saat evakuasi dilakukan," ungkapnya. []