Olahraga

Buat Bangga! Ini 5 Fakta Menarik Dua Juri Asal Indonesia dalam Olimpiade Tokyo 2020

Banggakan Indonesia.


Buat Bangga! Ini 5 Fakta Menarik Dua Juri Asal Indonesia dalam Olimpiade Tokyo 2020

AKURAT.CO, Indonesia memang hanya mengirimkan 28 atlet dalam gelaran olahraga dunia, Olimpiade Tokyo 2020. Namun ternyata, nama Indonesia tidak hanya disandang oleh para atlet yang berlaga. Indonesia juga memiliki peran penting dalam gelaran tersebut sebagai International Technical Officer (ITO) atau juri. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait perwakilan juri dari Indonesia. 

1. Indonesia kirimkan dua juri 

Indonesia mengirimkan dua juri di olimpiade Tokyo 2020. Kedua juri tersebut untuk cabang olahraga loncat indah dan tinju. Untuk cabor loncat indah ada Pranarta Arumbowo yang berangkat dengan atlet renang Indonesia. Sedangkan untuk cabor tinju ada sosok Boy Pohan yang dipercaya sebagai juri di salah satu gelaran olahraga terbesar di dunia tersebut. 

2. Wasit tinju pertama dari Indonesia

Boy Pohan menjaid satu-satunya juri dari Indonesia yang bertugas di cabang olahraga tinju. Bahkan, pemilik nama lengkap Muhammad Arisa Pohan ini menjadi juri tinju pertama dari Indonesia yang pernah berperan dalam gelaran Olimpiade. 

3. Lewati proses panjang

Demi mendapatkan peran di Olimpiade Tokyo, Boy harus melewati sejumlah proses yang cukup panjang. Sebelumnya, Boy sempat menjadi juri dalam Babak Kualifikasi Olimpiade yang pada tahun 2020 lalu digelar di Afrika dan di London pada awal tahun 2021 lalu. Selain itu, dirinya juga sempat menjalani tahap seleksi dengan mengikuti tes tertulis dan wawancara. 

4. Hadapi sejumlah tantangan pribadi

Dari cabor loncat indah, perwakilan juri dari Indonesia adalah Pranarta Arumbowo. Pranarta harus menghadapi jalan yang cukup berat ketika berjuang menjadi juri Olimpiade. Bahkan, pada tahun 2019 silam, dirinya dinyatakan tidak masuk dalam daftar juri yang akan berperan di Olimpiade Tokyo 2020. 

5. Sempat kehilangan dua anggota keluarganya 

Di tengah situasi pandemi, Pranata harus kehilangan dua anggota keluarganya di mana ketika itu dirinya juga sedang berjuang mendapatkan tempat di gelaran Olimpiade. Ia pun sempat vakum dari dunia olahraga loncat indah. Namun, suatu hari, Pranata justru mendapatkan surat pemberitahuan bahwa ia ditunjuk sebagai juri di gelaran Olimpiade Tokyo 2020. Bukan tanpa alsan, Prana memang diketahui memiliki prestasi yang cukup mentereng sebagai juri gelaran loncat indah bertaraf internasional mulai dari SEAF Championship tahun 2012 di Singapura dan FINA DIVING World Cup tahun 2014 silam. 

Kini, keduanya sedang menjalankan tugasnya masing-masing membawa nama Indonesia di puncak gelaran olahraga dunia, Olimpiade Tokyo 2020. []