Ekonomi

Buat Apa Menabung Kalau Belum Tau Tujuannya? Eitss, Baca Dulu Nih Penjelasannya!

Masih ada nih, orang-orang yang menabung ya menabung saja, tidak tahu tujuannya


Buat Apa Menabung Kalau Belum Tau Tujuannya? Eitss, Baca Dulu Nih Penjelasannya!
Semakin besar kamu menabung, semakin aman juga finansialmu di masa depan. (Pixabay)

AKURAT.CO Masih ada nih, orang-orang yang menabung ya menabung saja, tidak tahu tujuannya untuk apa. Alhasil, terkadang menabung juga jadi kurang disiplin.

" Tapi kan yang penting nabung, daripada enggak sama sekali. Nantinya dipakai buat apa ya gimana nanti aja dong?"

Tidak salah sih, tapi ya bukan berarti benar juga.

Seperti yang kita ketahui, pengertian menabung adalah menyisihkan sejumlah uang dalam satu tempat tertentu sebagai cadangan saat ada keperluan mendadak. Menabung biasanya juga bisa menjadi cara guna mendapatkan barang yang diinginkan tetapi belum bisa dibeli saat ini, karena dana yang dimiliki kurang mencukupi.

Kalau dulu orang melakukan cara jadul dalam menabung adalah memasukkan uang ke dalam celengan. Bisa yang terbuat dari tanah liat atau celengan logam yang banyak dijual di toko-toko.

Serunya untuk membuka isi celengan, mau tidak mau kamu harus merusaknya sehingga celengan tidak bisa digunakan lagi. Tetapi seiring perkembangan zaman, menabung sudah bisa dilakukan di bank.

Kamu bisa menabung atau menitipkan uang di bank agar jauh lebih aman dibandingkan menabung di celengan. Terlebih ada fasilitas bunga yang bisa membuat uang kamu bertambah banyak, meski kamu tidak rutin mengisi tabungan.

Berbeda dengan menabung di celengan, kamu bisa mengambil sebagian dana yang tersimpan tanpa harus mengobrak-abrik tabungan itu sendiri. Karena bentuknya tidak seperti celengan ayam yang harus dipecahkan saat akan mengambil isi tabungan.

Kendati demikian, menabung di bank memang ada biaya administrasi yang harus dipenuhi. Karena sama saja kamu menggunakan jasa pihak bank untuk menabung uangmu.

Tapi biaya administrasi yang ditagihkan setiap bulan tidaklah besar. Sehingga enggak akan merusak tabungan kamu berkurang secara signifikan.

Namun kalau mau dilihat secara seksama menabung di bank jauh lebih aman dan punya risiko yang sangat minim. Seandainya pahitnya jika bank uang tempat kamu menabung dirampok, maka pihak bank akan tetap memberikan dana sesuai jumlah yang kamu simpan saat kamu memintanya kembali.

Karena enggak bisa dipungkiri menabung untuk masa depan bisa membantu kamu untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan kamu.

Diantaranya masa pensiun yang tenang, uang muka pembelian rumah atau mobil, membeli gadget baru. Dan yang paling penting adalah ketika kamu bisa mendapatkan apa yang kamu mau tanpa terjerat utang.

Namun jika kamu seperti kebanyakan orang lainnya, ogah menyisihkan uang sebanyak atau seteratur yang kamu inginkan dan semestinya. Apalagi kamu enggak menyisihkan uang sama sekali, maka nanti kamu akan merasakan akibatnya.

Tak heran kebanyakan orang masih hidup dengan besar pasak daripada tiang membelanjakan uang lebih dari pendapatannya. Tingginya biaya BBM, keperluan rumah tangga dan harga bahan pokok membuat masyarakat makin sulit untuk menyisihkan uang.

Akan tetapi, kamu tidak boleh menyerah gitu aja. Apalagi menyangkut soal kesejahteraan keuangan harus dilakukan sejak dini, enggak bisa menunggu besok, maupun akhir tahun.

Percayalah sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Oleh karena itu, dengan sedikit berusaha, menyisihkan uang tetap mungkin saja dilakukan dan harus menjadi suatu kebiasaan. Biar keuanganmu ke depan tidak bikin kewalahan dan kelabakan.

Melansir laman Instagram @bankbahtera, dikatakan menabung itu harus punya tujuan supaya kamu tahu apa yang akan kamu capai dan membantu kamu untuk fokus ketika menabung. Diantaranya yang bisa kamu gapai dengan kebiasaan menabung.

Memiliki Dana Darurat

Dana darurat ini bisa menjadi salah satu tujuan menabung karena dengan adanya dana darurat. Kamu tidak perlu lagi khawatir dengan berbagai masalah keuangan di masa depan.

Penting! Resiliensi keuangan sangat ditentukan oleh berapa kecukupan dana darurat yang dimiliki. Dan inget yaaa, dana darurat itu beda banget sama tabungan.

Jadi, kalau ditanya apakah kamu sudah punya dana darurat, lalu kamu menjawab "Oh, ada sih cash di tabungan ...." tidak menjamin kamu sudah punya dana darurat ya.

Karena dana darurat itu memanglah dana yang seharusnya tidak diotak-otak. Mengingat dana darurat baru akan dikeluarkan saat keadaan yang penting dan udah mentok banget. Mari mulai sekarang disiplin yuk mengalokasikan uang untuk dana darurat.

Mengatur Keuangan dengan Baik

Dengan menabung, artinya kamu sudah bisa mendisiplinkan diri untuk mengatur keuangan dengan baik. Kamu pasti akan berpikir dua kali ketika ingin mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak diperlukan.

Sehingga mengatur keuangan dengan baik tentu akan bermanfaat banget untuk kehidupan keuangan sehari-hari kamu. Maka aman secara finansial pun akan udah digapai.

Hidup Hemat

Tujuan menabung lainnya tentu saja untuk hidup hemat. Ketika mulai menabung, kamu akan menyisihkan sebagian uang kamu untuk ditabung.

Itu artinya, kamu harus pintar-pintar kelola keuangan kamu dan belajar hidup hemat. Orang hemat memiliki investasi yang banyak.

Karena orang hemat yang punya pengelolaan keuangan yang apik, tetap juga sadar akan investasi. Jadi orang hemat enggak akan menghamburkan uang untuk yang tidak terlalu penting dan lebih memilih untuk mengeluarkan uangnya untuk investasi masa depan.

Orang hemat kebanyakan mereka bijaksana dalam mengelola keuangan. Sehingga, mereka dapat menahan diri untuk mengeluarkan uang untuk kepentingan yang enggak perlu.

Tetapi meskipun hemat, orang hemat enggak segan untuk berbagi sama orang lain. Karena mereka percaya dengan berbagi akan mendatangkan rezeki yang semakin melimpah hingga melangit.

Jadi, apakah kamu udah tau tujuan kamu menabung itu untuk apa?[]