Tech

BSSN Sebut Kejahatan Siber Berkonten Pornografi Meningkat Pesat


BSSN Sebut Kejahatan Siber Berkonten Pornografi Meningkat Pesat
Ilustrasi Pornografi (THEDAILYBEAST)

AKURAT.CO Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengatakan jumlah laporan konten negatif di Indonesia didominasi oleh konten pornografl yaitu sebanyak 56,7 persen dari total 431.065 aduan yang diterima.

Riset keamanan siber juga mencatat bahwa serangan siber berkedok konten pornografi pada tahun 2019 meningkat dua kali Iipat jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam diskusi online #SiberminBaPeR (Sibermin Bawa Pesan Siber) bertemakan “Kita dan Online Pornography di Hotel Courtyard, Bandung pada Kamis (24/9/2020), Taufik Arianto selaku Kasubdit Deteksi Sosiokultural BSSN memberikan insight berbagai kasus serangan siber yang salah satunya berupa malware

Namun seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin cepat, terlahir pula jenis ancaman lain di antaranya berupa online pornography. Hal ini ditandai dengan viralnya kemunculan konten pornografi di kanal belajar online dan berbagai kegiatan virtual lembaga negara.

Fakta-fakta tersebut mendorong negara membuat Grand Strategy untuk mengurangi dan mencegah penyebaran konten pornografi di ruang siber.

"Namun menjaga ruang siber bukan hanya menjadi tugas BSSN, namun juga membutuhkan kepedulian dari setiap pengguna ruang siber," kata Taufik. 

Bahaya dari ancaman internet pornografi tentu saja merupakan bagian dari tugas dan fungsi BSSN untuk mengamankan hal tersebut. Akan tetapi, BSSN tidak bisa bekerja sendiri, dan butuh kolaborasi dengan menggandeng dan memfasilitasi pemangku kepentingan keamanan siber. 

Menurut praktisi dari komunitas keamanan siber CyberArmyID Girindro Pringgo Digdo, berbagai hal bisa dilakukan oleh kalangan hacker jahat dalam melakukan eksploitasi konten pornografi sebagai media untuk menyebarkan kejahatan siber. 

Diharapkan, segala kegiatan BSSN salah satunya #SiberminBaPeR dapat memberikan literasi dan membangun kepedulian masyarakat tentang berbagai resiko ketika berinteraksi dengan siber. 

BSSN juga berharap adanya etika dan perilaku aman terutama di kalangan generasi muda dalam berselancar di ruang siber sesuai tagar #JagaRuangSiber dan #ShareYangBaik.