Ekonomi

BSI Perkuat Peran Perempuan Dalam Pengembangan Ekonomi Syariah

BSI perkuat peran perempuan dalam pengembangan sektor ekonomi dan keuangan syariah.


BSI Perkuat Peran Perempuan Dalam Pengembangan Ekonomi Syariah
Karyawan saat melakukan aktivitas di kantor cabang Bank Syariah Indonesia di Jakarta, Selasa (2/2/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Peran perempuan dalam pengembangan sektor ekonomi dan keuangan syariah saat ini sudah sangat signifikan. Hal ini membawa banyak dampak positif baik untuk pertumbuhan ekonomi dan industri keuangan syariah, maupun perekonomian Indonesia secara umum ke depannya.

Berdasarkan data Riset Danareksa, per Agustus 2020 tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan sudah mencapai 53,13%. Angka ini mendekati rasio partisipasi angkatan kerja laki-laki sebesar 82,41%.

Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2018 dan tahun 2019 lalu, angkanya masing-masing baru mencapai 51,89% dan 51,88%.

Partisipasi perempuan dalam pengembangan industri keuangan dan ekonomi syariah juga terlihat dari banyaknya pekerja wanita yang terdapat di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

"Saat ini, dari total 20 ribu pekerja BSI di seluruh Indonesia, 40% di antaranya merupakan perempuan. Jumlah ini tidak bisa dibilang sedikit. Yang menarik adalah porsi perempuan di jajaran senior manajemen sekitar hampir 20%,” tutur Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam Webinar bertema “Perempuan Tangguh Yang Menginspirasi bagi Pembangunan Ekonomi Syariah Indonesia” yang digelar untuk memepringari Hari Kartini, Rabu (21/4/2021).

Hery yang juga Bendahara Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menambahkan bahwa porsi perempuan pada jajaran direksi dan majemen level pimpinan di BSI sekarang sudah mencapai sekitar 20%.

“Jabatan itu bukan karena kuota atau belas kasihan, tetapi memang karena kemampuan leadership dan kompetensi keuangan syariahnya mumpuni,” tegasnya.

Hal ini membuktikan bahwa peran wanita semakin diperhitungkan baik dari sisi bisnis maupun di dalam keuangan, maupun perbankan syariah, khususnya di Bank Syariah Indonesia.

Hery berharap ke depannya literasi perempuan terhadap produk dan layanan keuangan syariah bisa semakin meningkat. Selain itu, perempuan-perempuan yang sudah terlibat dalam pengembangan ekonomi syariah diharap bisa menginspirasi wanita lain agar tak lagi sungkan untuk memegang peran penting memajukan bangsa dan perekonomian negara.

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu