News

BPP Kalibening Banjarnegara Laksanakan BImtek Kostratani dan Kesuburan Lahan 

Bimtek akan mendorong pencapaian tujuan pembangunan pertanian


BPP Kalibening Banjarnegara Laksanakan BImtek Kostratani dan Kesuburan Lahan 
Bimtek BPP Kalibening Banjarnegara

AKURAT.CO Selama Juni 2021, Kementerian Pertanian, melalui Badan Penyuluhan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), menyelenggarakan Bimtek Pengelolaan Kesuburan Tanah secara serentak di beberapa lokasi IPDMIP. Salah satunya, di BPP Kalibening, Banjarnegara.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan dukungannya untuk kegiatan ini. Terlebih berdampak baik buat produktivitas.

“Bimtek ini dilaksanakan untuk memberikan pembekalan kepada penyuluh agar dapat meningkatkan produktivitas lahan milik petani. Dampaknya ada pada peningkatan produktivitas pertanian. Dan agar petani mampu meningkatkan produksi," katanya.

Sementara Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan Bimtek akan mendorong pencapaian tujuan pembangunan pertanian.

“Pembangunan pertanian itu antara lain menyediakan pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani, meningkatkan ekspor pertanian, melalui peningkatan produktivitas, kualitas, kontinuitas komoditas pertanian,” katanya.

Kegiatan Bimtek Pengelolaan Kesuburan lahan dilaksanakan di BPP Kalibening, Banjarnegara, dilaksanakan, Kamis (3/6/2021). BPP tersebut belum lama ini menerima PUTR dan PUP dari IPDMIP. 

Kegiatan Bimtek dibuka secara resmi Suparman, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Banjarnegara.

Peserta kegiatan Bimtek terdiri dari Koordinator BPP, PPL dan staf lapangan serta penyuluh swadaya di lokus kegiatan IPDMIP. 

Dalam sambutannya, Suparman menyampaikan bahwa peserta wajib mengikuti kegiatan Bimtek dengan baik. 

"Harapannya, ilmu yang diterima dapat dilaksanakan dengan baik di lahan kelompok tani. Sehingga, dapat merekomendasikan jenis dan dosis pupuk sesuai kebutuhan serta mengetahui kualitas pupuk yang akan digunakan," katanya.

Beberapa peserta menyampaikan BIMTEK, semacam ini sangat diperlukan untuk mengetahui jenis pupuk, dosis pupuk dan kualitas pupuk yang akan digunakan untuk membantu rekomendasi penggunaan pupuk dalam usaha budidaya tanaman padi. Jagung, kedelai atau lainnya.

Bimtek pengelolaan kesuburan lahan merupakan bagian dari proyek IPDMIP, kegiatan tersebut difasilitasi oleh Dewi Melani, widyaiswara dari BBPP Malang dan dibantu penyuluh dari Jawa Barat

Bimtek yang digagas oleh proyek Integrated Participatory Development and Managemen of Irigation Project (IPDMIP), membuat para peserta siap meneruskan ilmu yang didapat ketika Bimtek Pengelolaan Kesuburan Lahan ke penyuluh lainnya. Selanjutnya bersama petani akan menerapkannya hingga mendapatkan rekomendasi jumlah pupuk yang diperlukan lahan sawah milik petani yang dibinanya.

Yulia Tri S, selaku tim teknis IPDMIP, menyampaikan agar peserta tidak berhenti sampai  disini.

Tapi peserta bisa menindaklanjuti pengujian di wilayah kerjanya. Dan hasinya dimasukan dalam aplikasi pelaporan.

“Peserta nyapun cukup antusias dan banyak menanyakan masalah masalah terkait kesuburan lahan di wilayah kerjanya," tuturnya.[]