Ekonomi

BPJS Ketenagakerjaan dan RS Siloam Bersinergi Bantu Ojek Online dan Tukang Parkir

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda: kerja sama dengan Siloam Hospitals Semarang ini untuk melayani pasien peserta BPJS Ketenagakerjaan.


BPJS Ketenagakerjaan dan RS Siloam Bersinergi Bantu Ojek Online dan Tukang Parkir
 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Semarang menjalin kerja sama dengan pihak rumah sakit swasta, salah satunya Siloam untuk membantu sedikitnya 120 pekerja ojek online dan tukang parkir. (Humas RS Siloam )

AKURAT.CO, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Semarang menjalin kerja sama dengan pihak rumah sakit swasta. Salah satunya rumah sakit Siloam untuk membantu sedikitnya 120 pekerja ojek online dan tukang parkir.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda, Teguh Wiyono mengatakan, kerja sama dengan Siloam Hospitals Semarang ini untuk melayani pasien peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam rangka menjamin terselenggaranya jaminan sosial dibidang kesehatan masyarakat

baca juga:

"Nantinya bantuan ini akan disalurkan kepada para pengemudi ojek online dan juru parkir," katanya.

Sementara itu, CEO Siloam Hospitals Semarang, Wiana R Maengkom, membeberkan bahwa sedikitnya 120 pekerja yang rentan akan faktor kecelakaan selang waktu enam bulan di tahun 2022. Akan menerima bantuan dari BPJS ketenagakerjaan Cabang Semarang melalui kerja sama dengan rumah sakit siloam.

"Kami turut membantu memberikan perlindungan kepada mereka (pekerja rentan) di sekitar sini karena mereka sebenarnya adalah bagian dari kita dan berinteraksi intens dengan kita. Kami tergerak untuk berpartisipasi," bebernya dalam keterangannya di Semarang, (24/1/2022).

Kedepan diharapkan semakin banyak pihak yang bersedia membantu keberadaan para pekerja lepas khususnya di kota Semarang. Laiknya kerja sama antara Siloam Hospitals dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka mengcover pekerja agar bisa terlindungi BPJS Ketenagakerjaan di masa depan.

Sebelumnya,Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Irma Suryani mendesak BPJS Bidang Ketenagakerjaan melakukan terobosan atau strategi dalam perluasan kepesertaan.

Meskipun berdasarkan data yang dipaparkan BPJS Ketenagakerjaan realisasi kepesertaan aktif tahun 2021 naik 0,8 persen. Namun, ia melihat masih ada sektor yang perlu dijemput bola untuk mendaftar menjadi peserta dan mendapat manfaat layanan BPJS Ketenagakerjaan.