Olahraga

Boyong 8 Emas dan 6 Perak, Dayung Pertahankan Status Juara Umum

Tim dayung Indonesia sukses menjaga status sebagai juara umum SEA Games sejak 2013.


Boyong 8 Emas dan 6 Perak, Dayung Pertahankan Status Juara Umum
Ferdiansyah/Denri Maulidzar Al Cibiffari usai mendapat emas di nomor Men’s Pair di Haipong Canoeing and Rowing Training Center, Sabtu (14/05). (NOC Indonesia/PB PODSI)

AKURAT.CO, Tim dayung Indonesia tampil perkasa dalam persaingan di SEA Games Hanoi 2021. La Memo cs sukses menjaga status sebagai juara umum SEA Games sejak 2013 dengan menggondol 8 medali emas dan 6 medali perak.

Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games Hanoi 2021, Ferry Kono bahkan sangat mengapresiasi pencapaian yang bisa ditorehkan tim dayung dalam pesta olahraga dua tahunan se-ASEAN ini.

“Sebagai Chef de Mission, saya sangat bangga dengan prestasi yang telah dicetak rowing,” kata Ferry dikutip Tim Media CdM.

baca juga:

“Selain menjadi penyumbang emas pertama untuk Indonesia, rowing juga mengakhiri perjalanan di SEA Games dengan luar biasa dengan tampil sebagai juara umum.”

Tim dayung Indonesia pertama kali menjadi juara umum di SEA Games Myanmar 2013. Kala itu, Merah Putih membawa pulang 5 emas, 1 perak, 3 perunggu. Untaian tersebut terjadi lagi ketika di Singapura (2015) dengan 8 emas, 6 perak, dan 4 perunggu.

Sedangkan pada SEA Games Kuala Lumpur 2017, dayung tidak dipertandingkan. Namun, dayung masih mampu mempertahankan dominasinya ketika turun di SEA Games Manila 2019 dengan 3 emas dan dua perak.

Ketangguhan tersebut terjaga lagi di Tanah Naga Biru -julukan Vietnam. Sumbangan 4 emas dan 2 perak pada hari terakhir perlombaan cabang olahraga dayung, menjadi sumbangan luar biasa bagi Merah putih.

Emas diberikan pasangan Ferdiansyah/Denri Maulidzar Al Cibiffari yang turun di nomor Men’s Pair (M2), Ihram di Men’s Lightweight Single Sculls (LM1X), Jefri Ardianto Suwarno/Rio Riski Darmawan di nomor Men’s Lightweight Pair (LM2-), serta Memo/Edwini Ginanjar/Rifqi Harits Taufiqurrahman/Sulpianto yang turun di Men’s Quadruple Sculls (M4X).

Sedangkan perak diberikan Melani Putri/Mutiara Rahma Putra di nomor Lightweight Women’s Double Sculls (LW2X) serta Syiva Lisdiana/Yuniarty/AisahNabila/Chelsea Corputty yang turun di nomor Lightweight Women’s Quadruple Sculls  (LW4X).

“Ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan yang telah dijalankan oleh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) berjalan dengan baik,” nilai Ferry.

“Mereka tak sekadar mendominasi di Asia Tenggara saja, tetapi juga memiliki peta jalan dalam persaingan tingkat kontinental dan dunia.”

Lelaki yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) ini berharap raihan manis yang didapat dayung dapat dilanjutkan di cabang olahraga kano, yang juga masuk dalam pembinaan PB PODSI.

Sebagai informasi, kano akan memulai perjuangan di SEA Games Vietnam pada 17-21 Mei.[]