News

Boyamin MAKI Penuhi Panggilan KPK Terkait TPPU Bupati Banjarnegara

Boyamin menyampaikan pemeriksaannya kali ini yakni merupakan lanjutan pemeriksaan kemarin, Senin (25/4/2022).


Boyamin MAKI Penuhi Panggilan KPK Terkait TPPU Bupati Banjarnegara
Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman telah hadir di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memenuhi panggilan tim penyidik KPK. Boyamin datang untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik KPK terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Bupati nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono. (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman telah hadir di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memenuhi panggilan tim penyidik KPK.

Boyamin datang untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik KPK terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Bupati nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono.

Berdasarkan pantauan AKURAT.CO, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Boyamin tiba sekira pukul 10.29 WIB. Ia tampak mengenakan batik berwarna merah serta jaket berwarna hitam dan juga celana panjang hitam.

baca juga:

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pemeriksaannya kali ini yakni merupakan lanjutan pemeriksaan sebelumnya yang sudah ditempuh pada tanggal 25 April 2022.

"Kan lanjutan kemarin (25/4/2022), ya kita jelaskan aja nanti yang ditanya apa," ucap Boyamin singkat kepada awak media di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Boyamin pun mengaku belum mengetahui terkait apa saja pertanyaan yang akan diajukan kepada dirinya. Namun, ia menjelaskan akan kooperatif dalam pemeriksaan dengan menjawab setiap pertanyaan yang disampaikan tim penyidik.

"Kan belum tahu pertanyaannya apa, saya bawa akte Bumi Rejo saja," jelasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan akan memeriksa Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin pada hari ini, Selasa (17/5/2022).

Adapun Boyamin akan diperiksa sebagai saksi karena berkapasitas sebagai Direktur PT Bumi Rejo. Dalam hal ini, KPK memanggilnya untuk diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.