Olahraga

Bottas akan Tampil dengan Pola Pikir Berbeda jika Tidak Perkuat Mercedes

Pembalap berusia 31 tahun itu telah dikaitkan dengan Alfa Romeo dalam beberapa pekan terakhir.


Bottas akan Tampil dengan Pola Pikir Berbeda jika Tidak Perkuat Mercedes
Duo pembalap Mercedes, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton (REUTERS/Luca Bruno)

AKURAT.CO, Valtteri Bottas mengakui dia membutuhkan pola pikir yang berbeda jika ia harus meninggalkan Mercedes untuk tim yang berada jauh di belakang Mercedes pada tahun 2022 mendatang.

Namun, mengingat bahwa Mercedes adalah juara bertahan saat ini setelah memenangkan gelar tujuh tahun berturut-turut, tim mana pun yang bergabung dengan Bottas itu akan menjadi langkah mundur.

Atas alasan tersebut, Bottas mengaku harus mengubah pola pikirnya, karena jelas tujuannya akan sangat berbeda dari Mercedes yang tampil sebagai juara bertahan.

“Ini semua benar-benar pemikiran hipotetis. Tetapi, jika saya benar-benar jujur ​​maka ya, pasti itu akan menjadi jenis pola pikir yang berbeda,” kata Bottas kepada The Race.

“Ini akan menjadi babak baru dalam karier saya dan pendekatan mental yang berbeda, kemungkinan besar tidak akan berjuang untuk kemenangan dan gelar, setidaknya di awal. Jadi itu akan menjadi proyek baru.”

Masa depan Bottas di Formula 1 menjadi bahan perbincangan dalam beberapa bulan terakhir, dengan George Russell yang terus dikaitakan untuk mengisi kursinya di Mercedes.

Sementara Mercedes telah mengunci Lewis Hamilton ke dalam kontrak dua tahun baru, kontrak rekan satu timnya itu masih belum bisa dipastikan ketika Toto Wolff mengisyaratkan pengumuman dapat dibuat setelah liburan musim panas.

“Tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, niat saya adalah mempertahankan kursi saya, karena saya pikir kami membuat tim yang sangat kuat sekarang di Mercedes seperti sekarang ini. Jadi, mari kita lihat,” jelas Bottas.

Banyak yang menganggap bahwa Mercedes harus mempertahankan status quo dan mempertahankan duet Hamilton-Bottas. Namun, tidak sedikit yang menganggap waktu pembalap Finlandia itu sudah habis dan Russel lebih pantas menjadi duet Hamilton.

Tetapi, bahkan jika Bottas kehilangan kursi balapnya, itu tidak berarti dia keluar dari lintasan Formula 1. Wolff mengatakan dia akan melakukan semua yang dia bisa untuk membantu pemenang grand prix sembilan kali itu menemukan pekerjaan baru.

Pembalap berusia 31 tahun itu telah dikaitkan dengan Alfa Romeo dalam beberapa pekan terakhir dengan laporan yang mengklaim bahwa agennya telah memulai pembicaraan dengan tim bertenaga Ferrari tersebut.

Alfa Romeo belum mengkonfirmasi salah satu dari driver 2022, meskipun spekulasi menyarankan Antonio Giovinazzi akan mempertahankan kursinya sementara Kimi Raikkonen yang berusia 41 tahun akan gantung helm, membebaskan kursi untuk Bottas.[]