Lifestyle

Bosan di Rumah, Amankah Staycation Selama Masa Pandemi?

Melakukan staycation bisa menjadi pilihan keluarga saat bosan di rumah


Bosan di Rumah, Amankah Staycation Selama Masa Pandemi?
Pekerja sedang merapihkan tempat tidur di sebuah kamar salah satu hotel di Jakarta, Senin (8/6/2020). (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO, Anak-anak sudah memasuki masa libur pergantian tahun ajaran baru. Mengingat sejumlah hotel masih membuka layanan menginap meski terbatas karena pandemi Covid-19, melakukan staycation bisa menjadi pilihan keluarga.

Namun, amankah staycation atau menginap dan berkegiatan di hotel selama pandemi virus Corona?

Dikutip dari laman Health, Pakar Penilaian Risiko Mikroba Donald Schaffner mengatakan bahwa ada dua faktor yang mungkin bisa jadi sumber penularan virus Covid-19 selama staycation:

Pertama, ketika kamu masuk ke dalam sebuah hotel maka risiko untuk bertemu dengan banyak orang dari berbagai kota, negara dan daerah sangat tinggi. Ini bisa jadi salah satu sumber penularan virus Covid-19 yang paling mungkin terjadi.

Kedua, keluar masuknya housekeeping atau tata graha di hotel bisa jadi faktor risiko kamu tertular virus Covid-19. Ingat, housekeeping tidak hanya masuk ke satu atau dua kamar tapi bisa masuk ke lebih dari 20 kamar setiap hari dan dari kamar yang berbeda-beda.

Kamu tidak pernah tahu, virus apa yang bisa menempel pada housekeeping, saat membersihkan atau melayani tamu di kamar lain.

Menurut ahli epidemiologi dari Griffith University, Dicky Budiman mengatakan bahwa staycation di hotel yang terletak di kota yang sama dengan tempat tinggal, bisa jadi pilihan aman untuk berlibur. Ketimbang berkumpul ramai-ramai di rumah keluarga di luar kota atau mengajak anggota keluarga besar berkumpul di rumah kamu bahkan menginap bersama anakmu.

Misalnya, kamu tinggal di Kabupaten Bogor dekat pusat Industri seperti Citeureup atau sentul. Kamu bisa staycation di hotel yang terletak di Cipanas atau Cisarua, yang masih satu kabupaten yaitu Kabupaten Bogor.

Dengan catatan, kamu memilih hotel yang memiliki sertfikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability). Sertifikasi CHSE adalah sertifikasi protokol kesehatan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.  

Adanya sertifikasi CHSE pada sebuah hotel, menandakan bahwa penginapan tersebut sudah menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 sesuai standar. Kamu bisa menghubungi pihak hotel untuk bertanya lebih lanjut, apakah hotel sudah tersertifikasi CHSE atau belum.

Dicky juga menegaskan, untuk kondisi saat pandemi Covid-19 hindari makan buffet atau prasmanan selama staycation di hotel.

Jadi, kamu perlu memastikan lebih dulu pada pihak hotel, apakah mereka memungkinkan untuk mengantar sarapan ke kamarmu.

Meski hotel sudah menerapkan protokol kesehatan, kamu dan keluarga kamu wajib menjalankan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak.