Tech

Bos RRQ Bocorkan Harga Fantastis Lemon, Lebih dari Rp15 Miliar!


Bos RRQ Bocorkan Harga Fantastis Lemon, Lebih dari Rp15 Miliar!
Lemon (Instagram.com/ikhsan_lemon)

AKURAT.CO, Selama ini, perpindahan pemain dengan biaya transfer dari satu tim ke tim esports Indonesia lainnya tidak pernah diungkap ke publik. Tidak atau belum adanya regulasi yang mengatur soal detail transfer pemain membuat pengungkapan harga pemain pun menjadi tabu.

Namun Andrian Pauline, Chief Executive Officer (CEO) tim esports Rex Regum Qeon (RRQ) baru-baru ini membocorkan harga salah satu pemain andalannya, Muhammad Ikhsan “Lemon”.

“Ini bukan berarti saya mau jual Lemon ya, tapi misalkan kalau orang mau beli, mungkin harga dia mungkin ya lebih dari entry MPL kali,” katanya dalam sebuah video wawancara di saluran YouTube Jonathan Liandi.

Sebagai informasi, biaya yang harus disetorkan setiap timnya untuk dapat mengikuti turnamen Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia saat ini di kisaran Rp15 miliar.

Artinya, jika CEO RRQ menyebut harga Lemon lebih dari biaya masuk MPL, bisa dibayangkan fantastisnya uang yang harus dikelurkan bagi tim yang serius meminangnya.

Meski memberi kisi-kisi harga Lemon yang fantastis, Andrian Pauline yang akrab disapa AP mengaku bakal sedih jika harus melepas salah satu pemain yang sudah menjadi ikon Mobile Legends Tanah Air itu.

“Berat, karena meski si pemain fine-fine aja, kita juga punya tanggung jawab ke fans,” kata Andrian.

AP pun berharap Lemon bisa pensiun di tim RRQ. Saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa Lemon sudah menjadi ikon Mobile Legends Tanah Air. AP juga mengakui bahwa Lemon sudah sangat melekat dengan tim RRQ, baik di dalam tim, komunitas, para pendukung, hingga para antusias gim Mobile Legends.

Sementara itu terkait transfer pemain antar tim esports di Indonesia, AP mengatakan bahwa bukan berarti tim-tim di Indonesia dilarang mengumumkan harga transfer pemain. Menurutnya, sah-sah saja jika para tim mau mengungkapnya, tergantung kesepakatan antar kedua tim yang terlibat transfer.

“Menurut saya sah-sah saja kalau semua mau buka harga. Pengungkapan harga sebenarnya menurut saya jadi lebih seru, terutama buat penikmat,” tandasnya.