Ekonomi

Bos Pertamina Siapkan 3 Strategi di 2022, Apa Saja?

Dirut: Pertamina terus berbenah dan menyesuaikan organisasinya agar tetap relevan terhadap kondisi global saat ini,


Bos Pertamina Siapkan 3 Strategi di 2022, Apa Saja?
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyiapakan tiga strategi pada tahun 2022, yaitu meningkatkan performa bisnis migas, transisi energi fosil ke EBT dan pengembangan EBT itu sendiri (AKURAT. CO/Atikah Umiyani)

AKURAT.CO, PT Pertamina (Persero) menyiapkan tiga strategi pada tahun 2022, yaitu meningkatkan performa bisnis migas, transisi energi fosil ke energi baru terbarukan dan mengembangkan energi baru terbarukan itu sendiri.

"Pertamina terus berbenah dan menyesuaikan organisasinya agar tetap relevan terhadap kondisi global saat ini," kata Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dilansir dari Antara, Minggu (9/1/2022).

Ia menjelaskan, 2022 merupakan tahun yang penuh tantangan, karena secara global aktivitas usaha di berbagai sektor mengalami penurunan akibat pandemi hingga transisi energi.

baca juga:

Menurut Nicke, keharusan tetap meningkatkan bisnis migas karena hingga saat ini permintaan terhadap komoditas ini masih tetap tinggi dan terbesar.

"Walaupun seluruh negara sudah semakin terbiasa soal transisi energi tapi faktanya konsumsi energi masih didominasi minyak dan gas," katanya.

Dalam strategi besar energi Pemerintah, sampai dengan tahun 2050 porsi minyak dan gas bumi akan menurun hingga 20 persen, dari saat ini sebesar 32 persen.

"Secara prosentase porsi migas akan mengalami penurunan. Namun, permintaan terhadap migas masih akan meningkat signifikan karena bertambahnya jumlah penduduk. Jadi secara volume harus tetap kita jaga," katanya.

Demikian juga dengan volume permintaan migas akan meningkat hingga lima kali lipat di tahun 2050.

"Jadi fokus pertama adalah mempertahankan dan mengembangkan migas karena pemerintah juga menargetkan produksi dari 700 barel menjadi 1 juta barel per hari," ujar Nicke.