Olahraga

Bos Mercedes Perkirakan Red Bull tetap di Depan di Styria

Toto Wolff menganggap Mercedes kalah di GP Prancis 2021 karena kesalahan strategi pit-stop.


Bos Mercedes Perkirakan Red Bull tetap di Depan di Styria
Direktur Eksekutif Mercedes, Toto Wolff, sedang berjuang untuk mempertahankan Lewis Hamilton. ( All Sport In The World)

AKURAT.CO, Kalah dari Red Bull di Grand Prix Prancis 2021 akhir pekan lalu membuat Mercedes dan pembalap andalannya, Lewis Hamilton, memperkirakan hal yang sama akan terjadi di dua balapan seri ke depan. Hamilton akan kembali bersaing dengan pembalap Red Bull, Max Verstappen, di GP Styria dan Austria di sirkuit yang sama.

Di Sirkuit Paul Ricard di Las Castellet, Prancis, Minggu (20/6), Mercedes nyaris menang ketika Hamilton memimpin balapan sampai ke lap ke-52 dari total 53 lap. Namun, Verstappen menyalip menjelang lap terakhir untuk mendapatkan gelar juara.

Bos Mercedes, Toto Wolff, menganggap mobil yang dikendarai pembalapnya justru sudah lebih cepat dari mobil rival. Namun, Wolff menganggap kekalahan Hamilton dikarenakan strategi sekali pit-stop yang salah dibandingkan dengan Verstappen yang melakukan dua kali pit-stop.

“Penampilan kami baik, menurut saya kami punya mobil yang lebih cepat,” kata Wolff sebagaimana dipetik dari The Guardian.

“Barangkali kami kalah di balapan di (pit) stop (di mana) kami berpikir bahwa kami punya cukup perlindungan menghadapi pengurangan (komponen mobil) yang kami tidak (punya). Sejak dari situ kami berada di belakang. Kami salah di hari Minggu (lalu).”

Hasil di Prancis memperlebar selisih angka antara Verstappen dan Hamilton yang mendominasi dua posisi teratas. Verstappen saat ini berada di puncak klasemen sementara Formula One (F1) 2021 dengan 131 angka atau berselisih 12 angka dari Hamilton di posisi kedua.

Verstappen sendiri bersiap untuk balapan ketat di Austria pada dua pekan mendatang. Pembalap asal Belanda tersebut juga menegaskan bahwa hasil baik di balapan terakhir belum bisa menyimpulkan apa-apa dalam perburuan gelar.

“Saya mengharapkannya, pertama, karena (GP Styria dan Austria) seperti grand prix di negeri sendiri,” kata Verstappen.

“Kami mendapatkan hasil yang baik sebelumnya tetapi itu bukan jaminan. Kami harus merancang mobil dengan baik lagi dan membaca kondisi dengan baik. Saya memperkirakan (balapan) bakal ketat lagi.”

Di sisi lain, Hamilton saat ini sedang mengejar gelar juara dunia kedelapan sebagai rekor terbaru. Musim lalu, Hamilton merebut gelar juara dunia ketujuh menyamai rekor Michael Schumacher yang sudah bertahan sejak 2004.[]