Ekonomi

Bos Kadin Ogah Perang Rusia-Ukraina Jadi Alasan Pejabat Dunia Tidak Hadir di G20 di Bali

Bos Kadin Arsjad Rasjid: Janganlah karena ada perang Rusia Ukraina ini jadinya tidak datang.


Bos Kadin Ogah Perang Rusia-Ukraina Jadi Alasan Pejabat Dunia Tidak Hadir di G20 di Bali
Sejumlah Kementerian dan Kadin dalam Peresmian Indonesia Pavilion di Acara World Economic Forum, Swiss (kemenkominfo.com)

AKURAT.CO, Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) meminta kepada para pebisnis dunia agar mengajak pemimpin negaranya untuk datang ke Indonesa, mereka diharapkan untuk datang dan hadir di G20 di Bali November nanti.

Ketua umum Kadin, Arsjad Rasjid mengatakan bila dirinya akan mengadakan B20 Meeting di Bali, pertemuan tersebut diadakan Kadin bersama para pebisnis negara-negara anggota G20 dan negara anggota non G20. Arsjad sendiri berharap mereka bisa membujuk pemimpinnya untuk hadir ke G20.

"G20 ini adalah pendukungnya B20, kita menyuarakan pada semua bisnis di dunia ini, yang di 20 negara G20 dan juga lainnya untuk bicara kepada leaders supaya hadir di G20," ujar Arsjad di acara WEF, Senin (23/5/2022).

baca juga:

Ia sendiri memberikan penekanan kepada negara-negara anggota G20, agar tidak menggunakan alasan perang untuk tidak hadir ke G20 Summit di November nanti.

"Janganlah karena ada perang Rusia Ukraina ini jadinya tidak datang," tegas Arsjad.

Arsjad juga menggaris bawahi bila pertemuan tersebut sangatlah penting karena pembahasan yang diangkat salah satunya adalah upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi, karena telah menghantam seluruh kegiatan perekonomian di seluruh negara di dunia, dari masalah ketahanan pangan dan inflasi global tahun ini dinilai cukup tinggi dan menjadi permasalahan secara global.

"Kenapa ini penting. Karena keadaan pertama pandemi belum berakhir lho, kita harus pikirkan bagaimana economic recovery terhadap hal ini. Yang kedua adalah bicara mengenai problematic yang ada sekarang ini, energy, inflasi yang tinggi. Ini bukan hanya di Indonesia, seluruh dunia dan akhirnya menjadi food crisis. Kita tidak mau ada food crisis, karena larinya adalah social crisis," kata Arsjad.

"G20 meeting lebih penting dari yang sebelumnya," ujarnya.

Kadin juga melakukan roadshow ke negara-negara lain di Eropa dan kemudian ke Amerika dan sejumlah negara di Asia. Tujuannya sama, yaitu mengajak para pebisnis ini untuk hadir bersama petinggi negara masing-masing.