Olahraga

Bos Ferrari Akui Penampilan Mengecewakan Timnya

Binotto merasa bahwa timnya sebenarnya mampu menangkan Grand Prix Hungaria 2022.


Bos Ferrari Akui Penampilan Mengecewakan Timnya
Bos tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto (TWITTER/F1)

AKURAT.CO, Kepala Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, mengakui bahwa timnya tidak dapat menyamai kecepatan yang berhasil mereka catatkan pada sesi latihan bebas pembuka, Jumat (29/7).

Hasilnya, mereka harus kehilangan poin penting dari Red Bull Racing pada balapan yang seharusnya mampu mereka menangkan di Grand Prix Hungaria, Minggu (31/7).

Memulai balapan dengan ban medium, dan menggunakan kompon serupa pada pitstop pertama, kesalahan terbesar Ferrari adalah tidak memperpanjang putaran Charles Leclerc, alih-alih bereaksi terhadap undercut Max Verstappen.

baca juga:

Walau Leclerc mampu melewati George Russell untuk memimpin usai pit stop kedua, pebalap Monako itu terpaksa menggunakan ban keras pada pit stop ketiganya, yang sulit mendapatkan cengkraman lantaran suhu lintasan yang rendah.

Ban lunak tidak bakalan mampu mencapai akhir balapan, jadi strategi ini merupakan kesalahan besar saat mobil Red Bull menerobos ke depan.

Namun, Ferrari menerapkan strategi yang lebih baik dengan Carlos Sainz Jr, membuatnya absen lebih lama pada set ban keduanya, yang berarti ia bisa beralih ke kompon Soft untuk sesi terakhir.

Secara keseluruhan, itu adalah hari yang harus dilupakan bagi Ferrari, yang akan menuju liburan musim panas dengan dua balapan yang mengecewakan berturut-turut.

"Hasil yang tidak memuaskan. Secara umum, penampilan kami tidak baik, di mana mobil tidak dapat mereproduksi kecepatan (seperti) hari Jumat, dan dalam hal bagaimana kami mengelola strategi dan pit stop," kata Binotto dikutip thecheckeredflag.

"Menganalisis setiap aspek dari balapan ini adalah prioritas utama kami selama beberapa hari mendatang, untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin pada Grand Prix yang tersisa."

Ferrari sekarang tertinggal 97 poin dari Red Bull di Kejuaraaan Konstruktor, sementara Mercedes telah memangkas jarak dari mereka menjadi hanya 30 poin di belakang.

Tim berlogo kuda jingkrak itu jelas perlu melakukan beberapa perubahan selama musim panas jika mereka ingin terus berjuang memperebutkan gelar, terutama setelah memberi Verstappen dua kemenangan beruntun.