Olahraga

Boris Johnson Juga Boikot Olimpiade Musim Dingin

Sebagai AS dan Australia, aksi boikot ini dilakukan Inggris mempertimbangkan dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan China.


Boris Johnson Juga Boikot Olimpiade Musim Dingin
Perdana Menteri Inggris Boris Johson dilaporkan dalam kondisi stabil dan bisa bernapas tanpa alat bantuan (BBC)

AKURAT.CO, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengikuti sikap sekutunya, Amerika Serikat, terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Johnson memutuskan melakukan boikot diplomatik terhadap China dengan tidak mengirim perwakilan resmi pemerintah ke ajang yang bakal digelar di Beijing pada Februari mendatang.

Alasan pemboikotan Inggris juga mempertimbangkan pelanggaran hak asasi manusia yang diduga dilakukan China terhadap etnis muslim Uighur di Provinsi Xinjiang. Belakangan ditambah dengan tuduhan serangan seksual oleh petenis terkemuka, Peng Shuai, oleh mantan Wakil Presiden China, Zhang Gaoli.

“Bakal ada boikot diplomatik yang diterapkan terhadap Olimpiade Musim Dingin di Bejing. Tidak ada menteri yang diperkirakan bakal hadir dan tidak ada pejabat lainnya,” kata Johnson dalam pembicaraan di Parlemen Inggris, Rabu (8/12), sebagaimana dipetik dari The Guardian.

“Apa yang bisa saya katakan kepada parlemen adalah saya tidak menganggap boikot olahraga cukup masuk akal dan itu tetap merupakan kebijakan pemerintah.”

Sekutu lainnya, Australia, juga sudah menyampaikan boikot untuk tak mengirimkan wakil resmi ke Olimpiade Musim Dingin. Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, mengatakan bahwa boikot dilakukan karena tindakan itu dianggap sebagai hal yang benar untuk dilakukan.

China sendiri merespons boikot pertama yang dilancarkan AS dengan mengatakan bahwa mereka tidak akan mengundang perwakilan dari negara tersebut ke Olimpiade Musim Dingin. China menuduh AS mempolitisasi olahraga dengan menyerang sistem internal negara mereka.

Yang terjadi dengan Olimpiade Musim Dingin di Beijing bisa dikatakan sebagai manuver politik besar yang terjadi sejak selesainya perang dingin. Di era perang dingin, Amerika Serikat memutuskan tak mengirimkan atlet ke Olimpiade Moskow 1980 dan Soviet membalasnya empat tahun kemudian di Olimpiade Los Angeles 1984.

Namun demikian, baik AS, Australia, atau pun Inggris, tetap akan mengirimkan atlet mereka ke Beijing. Boikot diplomatik dilakukan dengan tujuan untuk tidak turut serta memeriahkan pesta olahraga musim dingin terbesar di dunia tersebut.

Diselenggarakan pada 4-20 Februari tahun depan Olimpiade Musim Dingin Beijing akan mempertandingkan 109 nomor dari tujuh cabang olahraga. Upacara pembukaan di Stadion Nasional Beijing akan dibuka langsung oleh Presiden China, Xi Jinping.[]