Rahmah

Bolehkan Orang Islam Memakan Belut?

Sebagian orang mengaggapnya haram.


Bolehkan Orang Islam Memakan Belut?
Belut (pinterest.com)

AKURAT.CO Belut adalah sekolompok ikan yang bentuknya mirip dengan ular, yang termasuk kedalam suku Syinbranchidae. Belut berbeda dengan sidat. Bisa dikatakan, belut tidak memiliki sirip kecuali sirip ekor yang tereduksi, sedangkan sidat memiliki sirip yang jelas. Ciri khas lain dari belut adalah tidak bersisik, dapat bernafas dari udara, bukaan insang sempit.

Islam melarang memakan binatang-binatang yang telah dicatat sebagai binatang yang haram untuk dikonsumsi oleh pemeluknya. Dalam surah Al-Maidah ayat 3, Allah SWT berfirman:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيْرِ وَمَآ اُهِلَّ لِغَيْرِ اللّٰهِ بِهٖ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوْذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيْحَةُ وَمَآ اَكَلَ السَّبُعُ اِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْۗ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَاَنْ تَسْتَقْسِمُوْا بِالْاَزْلَامِۗ ذٰلِكُمْ فِسْقٌۗ اَلْيَوْمَ يَىِٕسَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ دِيْنِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِۗ اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًاۗ فَمَنِ اضْطُرَّ فِيْ مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّاِثْمٍۙ فَاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ - ٣

baca juga:

Hurrimat 'alaikumul maitatu waddamu walahmul khinziiri wamaa uhilla lighairillaahi bihii wal munkhanifatu wal mauquudzatu wal mutaroddiyatu wa nathiihatu wamaa akala sabu'u illaa maa dzakkaitum wama dzubiha 'ala nushubi wa an tastaqsimuu bil azlaam dzaalikum fisqun. Alyauma yaisa ladziina kafaruu min diinikum falaa takhsyauhum wakhsyauuni alyauma akmaltu lakum diinakum wa atmamtu 'alaikum ni'matii waradhiitu lakumul islamaama diinaa famani dhturro fii makhmashotin ghairo mutajaanifin li istmin innallaaha ghafuurur rakhiim.

Artinya: Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan (diharamkan pula) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan pula) mengundi nasib dengan azlam (anak panah), (karena) itu suatu perbuatan fasik. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu. Tetapi barangsiapa terpaksa karena lapar, bukan karena ingin berbuat dosa, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. Al Maidah ayat 3).

Pertanyaannya kemudian, apakah memakan belut dibolehkan dalam Islam? Disebutkan oleh Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu berikut;

والحكم الخاص بحل الجزء المبان من السمك يشمل جميع أنواع السمك ومنه الجريت بكسر المعجمة وتشديد المهملة وهو سمك اسود مدور

Artinya: "Hukum kehalalan yang berlaku pada bagian potongan tubuh dari ikan, mencakup pada seluruh species jenis-jenis ikan yang ada, di antaranya adalah belut, yaitu ikan yang berwarna hitam dan berbentuk bulat."

Melalui penjelasan di atas, hukum memakan belut adalah halal. Sebab belut masuk dalam spesies ikan. Pendapat di atas tidak mengharamkan seorang muslim mengkonsumsi belut.

Meski demikian, ada riwayat lain yang justru tidak membolehkan seorang muslim memakan belut. Riwayat tersebut bersumber dari Ammar, dia berkata;

في حديث علي رضي اللّه عنه أنه بعث إلى السوُّق فقال : لا تأكلوا الأنْكَلِيس هو بفتح الهمزة وكسرها : سمك شبيه بالحيَّات ردِئ الغذاء وهو الذي يسمى الْمَارْمَاهِي . وإنما كرِهه لهذا لا لأنه حرام

Artinya: "Dalam hadis Sayidina Ali, beliau mengutus seseorang ke pasar kemudian belaiu berkata; “Janganlah memakan belut”. Belut ialah hewan yang mirip ular yang buruk makanannya, ia disebut juga dengan marmahi. Sayidina Ali melarang belut karena ini, (mirip ular dan buruk makanannya), bukan karena belut haram."

Kesimpulannya: hukum memakan belut terjadi perdebatan di dalamnya. Ada pendapat yang mengatakan boleh dan ada pula pendapat yang mengatakan tidak boleh. Anda dapat memilih salah satu dari pendapat di atas. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.[]

Sumber: NU Online