Rahmah

Bolehkah Suami Memuncratkan Sperma di Wajah Istrinya?

Jangan sembarang melakukan demikian, ada ketentuannya.


Bolehkah Suami Memuncratkan Sperma di Wajah Istrinya?
Ilustrasi (THESUN.CO.UK)

AKURAT.CO Pasangan suami istri dapat melakukan hubungan badan dengan gaya apapun, selama tidak bertentangan dengan syariat Islam. Dalam Al-Qur'an disebut, istri-istri adalah ladang (hartsun) bagi suaminya.

Dalam fikih Islam bila ada seorang suami mengeluarkan sperma di luar vagina istrinya dinamakan dengan 'azl. 'Azl dilakukan ketika hasyafah (kemaluan laki-laki) sudah masuk ke dalam farji (kemaluan perempuan), namun saat ejakulasi ia mengeluarkannya di luar.

Definisi ‘azl tersebut dikemukakan oleh Imam al-Mawardi dalam kitabnya al-Hawi al-Kabir Juz XI halaman 159, beliau mengatakan;

baca juga:

فأما العزل عن الإنزال فهو أن يولج في الفرج، فإذا أحس بالإنزال أقلع فأنزل خارج الفرج

Artinya: "‘Azl adalah menenggelamkan dzakar ke dalam vagina lalu mencabutnya begitu merasa akan ejakulasi kemudian memuncratkan spermanya di luar vagina."

Jika memuncratkan sperma ke wajah istri merupakan bagian dari ‘azl, maka hukumnya sama dengan hukum ‘azl. Nah berkenaan dengan hukum ‘azl, Imam al-Juwaini dalam kitabnya Nihayah al-Mathlab Juz XII halaman 12 menjelaskan;

ولو أراد أن يعزل عن منكوحته الحرة، فقد اختلف طرق الأئمة وترتيبُهم. فقال قائلون: لا يجوز العزل إن لم ترض به المرأة، وإن رضيت فوجهان: أحدهما – يجوز؛ لرضاها، والحقُّ لا يعدوهما. والثاني – لا يجوز؛ رعاية لحق المولود

Artinya: "Andaikan seorang suami hendak melakukan ‘azl terhadap istrinya yang merdeka, sungguh terjadi perbedaan di antara para imam. Beberapa ulama berpendapat; ‘azl tidak boleh dilakukan jika istri tidak berkenan.

Namun jika si istri berkenan, maka menurut pendapat pertama hukum ‘azl adalah boleh karena sudah mendapatkan restu istri. Sedangkan menurut pendapat kedua, tidak boleh karena memperhatikan hak calon bayi."

Dari keterangan di atas terjadi perbedaan antar para ulama terkait seluami memuncratkan sperma di wajah istrinya. Izin dari seorang istri merupakan hal penting dalam persoalan ini. Semoga memberi manfaat bagi para pembaca sekalian. Amin.[]

Sumber: Bincangsyariah.com