Lifestyle

Bolehkah Olahraga Saat Puasa?

Kamu mungkin merasa tubuhmu tidak sanggup untuk berolahraga saat berpuasa


Bolehkah Olahraga Saat Puasa?
Ilustrasi olahraga saat berpuasa (pinterest.com)

AKURAT.CO,Tak terasa sudah tujuh hari lamanya umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Apakah Kamu berhenti berolahraga selama puasa? Jika kamu memutuskan untuk berhenti dari rutinitas olahraga selama puasa, coba pikirkan lagi.

Kamu mungkin merasa tubuhmu tidak sanggup untuk berolahraga saat berpuasa. Ini memang anggapan yang umum, namun Kamu salah besar. 

Para ahli berpendapat bahwa olahraga dan puasa bisa berjalan beriringan tanpa menimbulkan bahaya apapun bagi tubuh. 

Menurut Dr Javaid Shah, Dokter Spesialis di Dubai, olahraga sambil berpuasa sebenarnya dapat membuat otak, neuro-mortors, dan serat otot kita tetap awt muda secara biologis.

"Saat kita berolahraga selama puasa, itu pada dasarnya memaksa tubuh kita untuk membuang lemak, karena proses pembakaran lemak tubuh kita dikendalikan oleh sistem saraf simpatik, yang pada gilirannya diaktifkan oleh olahraga dan kekurangan makanan," kata Dr Javaid kepada Khaleej, dilansir AKURAT.CO dari Times of India.

Manfaat lainnya dari berolahraga saat berpuasa adalah bisa menjaga dan menurunkan berat badan. Nah, buat Kamu yang sedang diet tentu ini saat yang tepat untuk menurunkan berat badan. 

"Seseorang tidak boleh berhenti berolahraga selama Ramadaan. Ini membantu untuk mengontrol berat badan dan tetap sehat," ujar Assistant Fitness Manager dan Personal Trainer di Fitness First Gym and Health Club, Sheu. 

Kapan waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa?

Dr Javaid menyarankan untuk berolahraga setelah salat Tarawih, sebab tubuh telah memiliki energi dari asupan makanan dan air yang cukup di dalam tubuh. Selain itu, kamu pun sudah bisa  mengonsumsi jus dan cairan lain selama berolahraga. 

“Olahraga satu jam sebelum buka puasa memberi kamu keleluasaan makan dalam waktu yang singkat. Olahraga langsung meremajakan tubuh,” kata Sheu.

Jenis olahraga apa yang sebaiknya dilakukan?

Hindari latihan dengan intensitas tinggi yangmembuat denyut nadi di atas 150 per menit, terutama jika kamu belum berbuka puasa. Disarankan untuk melakukan olahraga intensitas lambat atau sedang.

Para ahli menyarankan jalan cepat, jogging santai, bersepeda, dan latihan mesin ringan di gym selama Ramadan.

Beberapa gerakan senam bisa dilakukan setelah berbuka puasa atau menjelang sahur. 

Untuk dapat berolahraga selama puasa, kamu harus tetap mengonsumsi makanan yang seimbang serta cairan yang cukup. Hal ini sangat diperlukan untuk untuk membantu menjaga rutinitas olahraga yang sehat selama sebulan.

Asupan karbohidrat dianjurkan selama sahur yang membantu untuk tetap energik. Dan akanan kaya protein setelah berbuka puasa membantu untuk meremajakan tubuh. Ingat pula, untuk mengonsumsi 8 gelas air selama buka puasa hingga sahur.[]

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu