Rahmah

Bolehkah Bersetubuh dengan Kondom saat Istri sedang Haid atau Nifas?

Duh, banyak orang tidak paham soal hubungan badan saat istri haid


Bolehkah Bersetubuh dengan Kondom saat Istri sedang Haid atau Nifas?
Ilustrasi (Istimewa)

AKURAT.CO Islam melarang umatnya untuk melakukan hubungan badan antar suami istri saat seorang Istri sedang dalam keadaan haid dan atau nifas. 

Disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 222:

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّى يَطْهُرْنَ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ [البقرة:222/2]

Artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang haidh, katakanlah, ‘Itu adalah kotoran. Maka itu, jauhilah perempuan saat haidh. Jangan kalian dekati mereka hingga mereka suci. Kalau mereka telah suci, maka datangilah mereka dari jalan yang Allah perintahkan kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang bertobat dan orang yang bersuci."

Syekh Wahbah Az-Zuhayli, dalam Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, juz 3, halaman 552, juga menegaskan demikian;

ويحرم بالاتفاق إتيان الحائض، ومستحله كافر، لقوله تعالى: وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّى يَطْهُرْنَ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ [البقرة:222/2] والنفساء كالحائض 

Artinya, “Hubungan badan dengan istri yang sedang haidh haram berdasarkan kesepakatan ulama. Seorang Muslim yang menganggapnya halal bisa berubah menjadi kufur. Keharaman ini didasarkan pada firman Allah, ‘Mereka bertanya kepadamu tentang haidh, katakanlah, ‘Itu adalah kotoran. Maka itu, jauhilah perempuan saat haidh. Jangan kalian dekati mereka hingga mereka suci. Kalau mereka telah suci, maka datangilah mereka dari jalan yang Allah perintahkan kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang bertobat dan orang yang bersuci,’’ (Surat Al-Baqarah ayat 222). Mereka yang tengah melalui masa nifas sama dengan mereka yang sedang haidh."

Lalu bagaimana jika seseorang tetap melakukan hubungan badan dengan menggunakan alat kontrasepsi atau kondom di mana istri sedang dalam kondisi haid dan atau nifas?

Syekh Abdurrahman Al-Jaziri dalam kitab Al-Fiqhu alal Madzahibil Arba‘ah, jilid 1, halaman 114, menyebutkan jawaban pertanyaan ini, sebagai berikut:

 أما وطء الحائض قبل انقطاع دم الحيض فإنه يحرم ولو بحائل-كالكيس–المعروف A

“Hubungan badan dengan perempuan yang sedang haidh haram meskipun dengan alat pengaman seperti kondom yang cukup terkenal."

Kesimpulannya: hukum berhubungan badan dengan istri yang sedang hias atau nifas dengan menggunakan kondom, hukumnya tetap haram. Hal ini karena darah haid merupakan darah penyakit, dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak baik saat seorang istri melahirkan. Wallahu A'lam.[]

Sumber: Nu Online