Lifestyle

Bolehkah Anak-anak Pakai Pasta Gigi Orang Dewasa?

Bolehkah Anak-anak Pakai Pasta Gigi Orang Dewasa?
Konferensi Pers 'Pepsodent Action 123: Perlindungan Menyeluruh untuk Senyum Sejak Hari Pertama di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, (23/7/2019). (AKURAT.CO/Abdul Haris)

AKURAT.CO, Menyikat gigi merupakan kegiatan baik yang penting untuk dilakukan siapapun demi menjaga dan menghindari permasalah mulut dan gigi. Untuk anak-anak, biasanya sikat gigi dan pasta gigi dihadirkan secara khusus untuk mereka dengan berbagai bentuk dan rasa yang unik.

Namun tak jarang, anak-anak justru tidak mau memakai pasta gigi anak-anak. Tidak sedikit dari mereka malah tertarik dengan pasta gigi yang diperuntukkan untuk orang dewasa, punya orang tua mereka. Lantas aman dan bolehkah hal ini untuk dilakukan?

Berikut pemaparan pakar kesehatan gigi dan mulut Drg. Ratu Mirah Afifah, GCCIinDent., MDSc dalam Konferensi Pers 'Pepsodent Action 123: Perlindungan Menyeluruh untuk Senyum Sejak Hari Pertama' yang dihadiri AkuratHealth di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, (23/7).

baca juga:

"Jadi kita ketahui dulu perbedaan pasta gigi untuk anak dan orang dewasa itu. Perbedaan keduanya adalah ada di kandungan flouride (mineral untuk gigi). Kalau untuk pasta gigi dewasa, itu sekitar 1450 atau 1500 part permilion (ppm) flouride sedangkan untuk anak-anak itu 500 sampai 800 part permilion, itu perbedaannya," ungkapnya.

Tapi jika ingin memberikan pasta gigi dewasa terhadap anak, usia anak dan jumlah takarannya harus diperhatikan oleh para orangtua. Hal ini berpengaruh agar anak-anak tidak mengalami kerusakan gigi akibat kelebihan flouride di luar takaran.

"Untuk anak-anak dibawah 6 tahun, ya jangan diberi pasta gigi dewasa. Kandungan flouride-nya tidak sesuai untuk anak seusia itu. Kalau 6-7 tahun ke atas boleh, tapi di bawah pengawasan orangtua. Gunakan pasta gigi dewasa sebanyak biji jagung saja, tidak seluruh lapisan sikat gigi," tambahnya.

Lebih lanjut, Drg. Mirah juga menekankan kepada orangtua untuk tidak membiarkan anak sampai menelan busa pasta gigi itu. Jika tertelan dan terlalu sering, hal itu malah membahayakan kesehatan tubuh dan giginya.

"Kalau sampai menelan busa pasta gigi dan terlalu sering, itu akan menyebabkan fluorosis. Fluorosis adalah kondisi gigi kebanyakan fluor, nanti akan timbul bercak-bercak putih. Kalau sudah berat, jadi warna cokelat bercaknya. Hal ini dapat menyebabkan gigi rapuh," tutupnya.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu