Ekonomi

Boleh Dijajal Nih 4 Modal Bisnis Kecil Kala Ramadan, Cekidot!

Banyak orang mencari tambahan finansial lewat bisnis di bulan Ramadan


Boleh Dijajal Nih 4 Modal Bisnis Kecil Kala Ramadan, Cekidot!
Para pedagang makanan saat melayani para pembeli di pinggir jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (13/4/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Banyak orang yang mencari tambahan finansial lewat bisnis di bulan Ramadan untuk persiapan Idul Fitri. Namun banyak orang yang takut untuk menjalankan bisnis karena kekurangan modal, tapi jangan khawatir berikut ini bisnis yang bisa dijalankan dengan modal kecil pada saat Ramadan.

1. Menjual Menu Sahur 

Saat Ramadan banyak orang mencari sahur, namun banyak orang yang tak sempat menyajikan sahur karena terlambat bangun atau ingin bersiap kerja. Hal ini dapat menjadi peluang usaha yang potensial. Kamu bisa menawarkan menu sarapan, seperti bubur ayam, nasi uduk, lontong sayur, atau nasi kuning untuk sahur.

Bahan-bahan yang diperlukan cukup terjangkau. Tak perlu menyewa kedai atau rumah makan. Kamu bisa berjualan di depan rumah, bermodalkan satu buah meja dan kursi.

2. Bisnis Makanan dan Minuman Ringan

Bisnis makanan ringan tak hanya diminati anak-anak, tapi juga orang dewasa. Saat bulan Ramadan makanan ringan menjadi takjil andalan untuk berbuka puasa. Tak perlu berpatok pada jenis camilan yang menggunakan bahan-bahan mahal. Sebagai contoh, kamu bisa berjualan es cappuccino yang simple untuk dijual pada saat takjil buka puasa

Misalnya untuk membuat es cappuccino hanya perlu bermodalkan es batu, susu, gula dan kopi yang harganya bisa kurang dari Rp100.000. Jika kamu seorang karyawan, kamu bisa menjajakan camilan ini kepada rekan-rekan kantor. Asal bisa memberi jaminan rasa dan kualitas, bisnis makanan ringanmu berpotensi mendatangkan untung besar.

3. Bisnis Kaos Pre-Order

Saat Ramadan fashion  menjadi salah satu bisnis menjanjikan karena tradisi baju baru saat lebaran. Namun, membuka bisnis distro membutuhkan modal yang tak sedikit, banyak yang menyerah karena keterbatasan modal.

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu