Lifestyle

Boleh Dicoba! Beritahu Anak Soal Gigi Ompong Bisa Bantu Kurangi Kebiasaan Jajan Loh

Moms bisa memncoba memberitahu anak soal efek buruk suka jajan kepada anak. Salah satunya adalah gigi berlubang dan ompong.


Boleh Dicoba! Beritahu Anak Soal Gigi Ompong Bisa Bantu Kurangi Kebiasaan Jajan Loh
Ilustrasi anak suka jajan (FREEPIK/ user18526052)

AKURAT.CO, Anak suka jajan membuat orangtua kewalahan. Kebiasaan jajan menyebabkan anak tidak nafsu makan. Alhasil, tubuhnya kekurangan nutrisi yang sebenarnya sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhannya. 

Sayangnya, tidak mudah untuk menghentikan kebiasaan ini. Anak yang tidak diberi izin untuk jajan biasanya akan merengek. Dalam hal ini, Moms harus tegas menolaknya. 

Di samping itu, cobalah untuk memberikan edukasi anak tentang bahaya jajan berlebihan. Jelaskan secara sederhana tentang zat-zat berbahaya yang sering ada pada jajanan. Biarkan dia tahu bahwa jajanan yang sering dikonsumsinya tidak bernutrisi dan bisa menyebabkan dirinya jatuh sakit apabila dikonsumsi berlebihan. Beritahu pula bahwa pada saat sakit, dia tidak bisa bermain atau bertemu teman-temannya. 

Moms juga bisa memberitahunya tentang dampak jajanan untuk kesehatan giginya. Jelaskan bahwa makanan manis yang sering dikonsumsi bisa menyebabkan giginya berlubang bahkan bisa copot. Seperti diketahui, anak biasanya malu ketika giginya ompong. Ini bisa Moms manfaatkan untuk membuatnya tidak tertarik untuk jajan. 

Tapi, Moms harus ingat untuk tidak menakut-nakuti anak tentang hal ini. Kebiasaan menakut-nakuti bisa membuatnya mimpi buruk, bahkan trauma. Jadi, daripada ditakut-takuti, berikan padanya penjelasan yang benar, yang mendidik.

Selain memberinya edukasi, Moms juga bisa membantunya untuk membatasi kebiasaan jajannya dengan membuatkan camilan bergizi di rumah, membatasi uang saku, serta memastikannya makan kenyang di rumah sebelum bermain di luar. 

Dalam kesempatan ini, Moms juga bisa sekaligus mengajarkan anak untuk selalu menyikat gigi sehabis menikmati jajanannya. 

Jangan lupa untuk menjelaskan kepada anak bahwa Moms tidak melarang keras dirinya untuk jajan, hanya membatasi saja.  Katakan, sebaiknya jajan hanya dilakukan sesekali, dan sebaiknya memilih camilan yang bernutrisi pula. 

Moms, selalu hindari juga melarang anak dengan cara yang keras. Sebab, itu hanya akan membuatnya sakit hati dan merasa tidak dihargai. Jadi, ajarkan dengan cara yang lembut namun tegas. 

Mengajarkan anak untuk tidak jajan berlebihan memang tidak mudah. Namun, kesabaran dan ketelatenan Moms akan membuatnya paham sehingga tidak sering jajan lagi.[]