News

BNPB Berharap Asuransi Bencana Bisa Terealisasi




BNPB Berharap
Asuransi Bencana Bisa Terealisasi
Contoh kerusakan infrastruktur dan rumah yang terjadi akibat bencana. (Foto : Twitter @Sutopo_BNPB)

Jakarta, Asuransi bencana sudah lama dibicarakan di kalangan pemerintah, namun saat ini belum juga terealisasi. Padahal, Indonesia merupakan daerah rawan bencana yang setiap tahunnya menimbulkan kerusahaan dan korban jiwa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berharap agar masyarakat bisa mendapatkan asuransi mengingat Indonesia rawan bencana. Selama ini memang banyak masyarakat yang sudah memiliki asuransi seperti asuransi bangunan, kendaraan maupun jiwa, namun masih bersifat individu dan tidak semua memilikinya.

â??Preminya dibayarkan oleh negara. Premi yang dibayarkan ke konsorsium perusahaan asuransi yang nanti akan mengkaver bantuan,â? kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB saat konferensi pers, Kamis (29/12)

Menurut Sutopo, pada 2012 masalah asuransi bencana ini pernah dibicarakan antara BNPB, konsorsium perusahaan asuransi dan Badan Fiskal Kementerian Keuangan. Kala itu disebutkan bahwa diperlukan rata-rata Rp400 M untuk pembayaran premi ke perusahaan konsorsium asuransi. Perusahaan itu yang nanti akan membayar stimulus pembangunan setelah terjadi bencana.

â??Walaupun sudah diasuransikan, tidak semua harga rumah yang diganti. Hanya diberikan bantuan stimulus rumah. Pada 2012 disepakati rumah rusak berat diberi stimulus Rp30 juta per rumah, rusak sedang Rp20 juta per rumah, dan rumah ringan Rp10 juta,â? tambah Sutopo.

Dengan adanya asuransi bencana, maka rehabilitasi di sektor permukiman akan sangat cepat. Karena pendataan rumah rusak akan dilakukan oleh perusahaan asuransi yang professional. â??Asuransi ini belum ada di Indonesia karena kita belum mempunyai perangkat hukum yang mengatur tentang hal itu,â? jelas Sutopo.

Super Admin

https://akurat.co

It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum
Follow Me:

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu