Ekonomi

BNI Bidik Pertumbuhan Dua Digit di Kantor Cabang Luar Negeri


BNI Bidik Pertumbuhan Dua Digit di Kantor Cabang Luar Negeri
Alpha Southeast Asia kembali menobatkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebagai bank yang memberikan pelayanan bisnis internasional terbaik. Ini ditandai diraihnya gelar Best Trade Finance dan Best International Banking Division di tingkat Asia Tenggara pada 14th Annual Alpha Southeast Asia Best FI Awards 2020. (Dok Bank BNI)

AKURAT.CO PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) fokus mengembangkan bisnis internasional untuk mendorong pertumbuhan sebesar dua digit di kantor cabang luar negeri (KCLN) pada 2021.

"Kami tetap menargetkan KCLN dapat tumbuh dua digit pada 2021 dengan memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi emerging market dan tren suku bunga rendah yang masih akan berlanjut tahun ini," kata Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan di Jakarta, Minggu (11/4/2021).

Ia menjelaskan model bisnis internasional di BNI telah mengalami transformasi dalam sepuluh tahun terakhir, dengan 90 persen aset kredit KCLN adalah bisnis Indonesian-related, baik itu perusahaan Indonesia yang go international maupun supplier dan buyer dari perusahaan top tier di Indonesia.

Menurut dia, upaya transformasi ini telah membuahkan hasil positif karena pendapatan dari bisnis internasional BNI tumbuh 26,8 persen pada 2020 meski Indonesia masih mengalami pandemi COVID-19.

Dengan kondisi itu, KCLN sebagai salah satu kontributor utama perbankan internasional BNI mencatatkan pertumbuhan laba 67,5 persen yang berasal dari pertumbuhan bunga bersih (NII) 61,6 persen dan pendapatan nonbunga (FBI) 49,7 persen.

Saat ini, pengembangan bisnis internasional BNI mempunyai tiga strategic value, yaitu sebagai source of international funding, go global assistance, dan gate to investment.

Untuk memperkuat strategic value itu, BNI akan melakukan beberapa pengembangan antara lain dengan pembentukan syndication desk dan pendirian anak usaha BNI Sekuritas di Singapura serta pembentukan Foreign Direct Investment (FDI) Advisory Unit di KCLN.

"International Desk juga akan kami perkuat dengan pembentukan Korea dan China Desk. Selain itu, peran Japan Desk yang berdiri sejak 2012 akan ditingkatkan untuk mendukung KCLN Tokyo yang ditunjuk sebagai salah satu appointed cross currency dealer (ACCD) bank dalam local currency settlement (LCS) antara Indonesia dan Jepang," kata Henry.

Ia juga memastikan adanya sinergi dengan perusahaan BUMN dalam menfasilitasi BUMN menjadi pemain global dengan mendirikan kantor Indonesia Incorporated di Hong Kong serta KCLN dengan unit-unit bisnis di dalam negeri untuk membantu debitur menembus pasar global dan melakukan pembiayaan kepada UMKM ekspor dan diaspora Indonesia.

Sumber: Antara

Denny Iswanto

https://akurat.co