News

BMKG: Waspada Hujan Lebat Pada 23 dan 24 Februari!

BMKG: Waspada Hujan Lebat Pada 23 dan 24 Februari


BMKG: Waspada Hujan Lebat Pada 23 dan 24 Februari!
Petir terlihat menyambar diantara gedung-gedung bertingkat di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (29/3). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah akan diterjang cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem itu berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir. BMKG memperingatkan agar masyarakat waspada selama cuaca ekstrem berlangsung. Terutama bagi warga yang tinggal di daerah yang rawan bencana seperti kota Jakarta dimana akan diprediksi terjadi genangan banjir (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Dalam keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa selama sepekan ke depan wilayah Jabodetabek diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang umumnya terjadi pada malam sampai pagi hari.

"Jumat malam hingga Sabtu dini hari, wilayah Jabodetabek diguyur hujan secara merata dengan intensitas lebat hingga sangat lebat," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati secara virtual pada Sabtu (20/2/2021).

Ia juga mengatakan, khusus di DKI Jakarta tercatat hujan dengan intensitas 160-176 milimeter di Halim, 197 mm di Sunter Hulu, 154 mm di Lebak bulus, dan 226 mm di Pasar Minggu.

“Itu paling tinggi di Pasar Minggu,” kata dia.

Selain itu, dari peta yang diperlihatkan, hampir seluruh Jabodetabek berwarna kuning yang artinya berpotensi diguyur hujan lebat.

"Semakin kuning hingga menuju coklat kemerahan, intensitas hujan diprediksi akan semakin deras. Kalau kemarin itu tidak merata tapi dampaknya sudah seperti itu,” ucap Dwikorita.

Namun, tanggal 21 Februari warnanya menjadi hijau muda yang diartikan bahwa intensitas hujan menjadi rendah.

Pada 22 Februari 2021 diprediksi hujan dengan intensitas ringan masih terjadi di wilayah Jabodetabek.

Lebih lanjut, masyarakat perlu waspada cuaca hujan dengan intensitas lebat yang berpotensi kembali terjadi pada tanggal 23-24 Februari 2021.