News

BMKG Malut Imbau Warga Waspadai Potensi Hujan Lebat

BMKG Kelas I Sultan Baabullah Ternate meminta warga di Maluku Utara (Malut) mewaspadai potensi hujan lebat di sejumlah wilayah


BMKG Malut Imbau Warga Waspadai Potensi Hujan Lebat
Warga melintas di dekat tower telekomunikasi yang ambruk pasca hujan angin di Tegalrejo, Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (11/12/2019). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali dalam kejadian hujan disertai angin kencang itu mengakibatkan pohon tumbang d ibeberapa wilayah di Boyolali serta satu korban meninggal dunia akibat tertimpa bangunan ambruk. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

AKURAT.CO, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Baabullah Ternate meminta warga di Maluku Utara (Malut) mewaspadai potensi hujan lebat di sejumlah wilayah di daerah itu.

Prakirawan Cuaca BMKG Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Dewi Makhrantika M menyatakan pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini untuk daerah yang berpotensi hujan sedang - lebat disertai petir.

Menurutnya, sejumlah wilayah itu di antaranya Pulau Morotai, Weda, Payahe, Obi, Pulau Batang Dua, Maba, Buli, Wasile, Kao, Tobelo, Galela, Loloda akan terjadi pada pagi,siang hingga sore hari.

"Selain itu, untuk gelombang laut, BMKG waspada potensi gelombang tinggi akibat cuaca buruk di seluruh wilayah perairan Malut," katanya di Ternate, Selasa, (18/5/2021)

Sedangkan, untuk hujan ringan dengan potensi sedang di wilayah Tidore, Batang dua Ternate, Sanana,Taliabu,Bacan, Maba dan potensi hujan lebat di wilayah Morotai, Tobelo, Loloda dan Weda dengan suhu udara : 26– 31 ⁰C dan angin bertiup dari barat daya - utara dengan kecepatan 5 – 30 km/jam

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, menyiagakan tim dengan menempatkan seluruh personelnya di berbagai titik rawan tanah longsor, menyusul tingginya curah hujan di berbagai sungai dan kali mati.

Kepala BPBD Kota Ternate, Mochammad Arif Abdul Gani ketika dikonfirmasi menyatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh personel dan juga bantuan kecamatan dan kelurahan di Kota Ternate untuk mengantisipasi peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Menurut dia, langkah antisipatif ini selain kondisi hujan deras dalam empat hari terakhir disertai longsor di kawasan Kali Mati Maliaro dan dikhawatirkan adanya korban jiwa.

Pihaknya juga meminta agar masyarakat yang bermukim di wilayah berisiko tinggi seperti dekat dengan aliran sungai dan tebing mudah longsor agar selalu waspada dan lakukan langkah-langkah pencegahan.

Selain itu, kata Mochammad Arif Abdul Gani, pihaknya saat ini telah melaksanakan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 seperti jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun. []

Sumber: Antara