Ekonomi

Blusukan ke Para Nelayan, Erick Thohir Janji Soal BBM Hingga Fasilitas Kredit

Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk memprioritaskan fasilitas bagi nelayan Indonesia


Blusukan ke Para Nelayan, Erick Thohir Janji Soal BBM Hingga Fasilitas Kredit
Menteri BUMN Erick Thohir (AKURAT.CO/Handaru M Putra)

AKURAT.CO, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk memprioritaskan fasilitas bagi nelayan Indonesia. Prioritas yang dimaksud adalah pasokan BBM yang terjangkau dan memadai serta pembiayaan usaha.

Ia pun akan memastikan ketersediaan BBM pada wilayah sentra nelayan mesti memadai.

“Saya telah mendengar 60 hingga 70 persen dari biaya melaut nelayan adalah untuk membeli BBM. Maka, sewajarnya di tiap-tiap kantung nelayan ada layanan BBM,” ucap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, pada keterangan tertulis, Jumat (20/5/2022).

baca juga:

Hal tersebut ia sampaikan ketika kunjungan kerja ke kewasan nelayan di Pantai Muncar Banyuwangi. Dalam kunjungannya, ada wakil dari sekelompok nelayan Muncar, Sudirman menyampaikan unek-uneknya mengenai kehidupan nelayan di Muncar.

“ Kelas nelayan Muncar ini menengah ke bawah. Kapal kita rata-rata 5-10 GT. Ada beberapa yang 30 GT, tapi mayoritas menengah ke bawah,” kata Sudirman.

Erick Thohir pun meyakini bahwa nelayan memiliki peran sentral bagi masa depan Indonesia. Tidak hanya masa depan perekonomian, melainkan pula kedaulatan pangan.

Oleh karena itu, Erick Thohir menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung terciptanya ekosistem usaha nelayan yang maju.

" Saya yakin masa depan pangan kita ada di laut. Ada di tangan bapak dan ibu nelayan kecil dan tradisional Indonesia. Karenanya, ekosistem usaha nelayan harus terus disehatkan. Mulai dari akses terhadap BBM, pembiayaan hingga pemasaran," jelasnya.

Tak hanya soal BBM, Erick Thohir pun menggaransi bahwa BUMN akan memprioritaskan pembiayaan bagi nelayan. Menurutnya, sejumlah bank himbara telah memberikan sejumlah fasilitas pembiayaan dan kredit usaha berbunga rendah, khususnya pada nelayan.