News

Blokir Akses Masuk Kantor Camat Limo, Ini Pengakuan Pemilik Tanah


Blokir Akses Masuk Kantor Camat Limo, Ini Pengakuan Pemilik Tanah
Pemilik lahan menutup jalan menuju kecamatan Limo, Depok (AKURAT.CO/Furkan)

AKURAT.CO, Akses jalan masuk ke Kantor Kecamatan Limo sepanjang sekitar 150 meter dan lebar sekitar 5 meter, sebagian besarnya masih dilakukan pemblokiran oleh pemilik yaitu Suganda, seorang dokter di RSPAD Gatot Subroto warga Jakarta.

Pemblokiran yang dilakukan oleh Suganda karena cukup lama ia menuntut haknya atas lahan di akses jalan itu namun tak juga diperhatikan. Merasa geram karena tidak diperhatikan, Suganda akhirnya memagari lahannya dan menutup sebagian besar akses jalan masuk ke Kantor Kecamatan Limo, Depok, sejak Selasa (20/2) sore.

Selain itu, Suganda mengaku memiliki bukti sertifikat atas kepemilikan lahan yang kini dijadikan jalan umum dan dijadikan akses masuk ke Kantor Kecamatan Limo, Depok.

"Sertifikat tanah kata Suganda, atas nama ayahnya Joyo. Dalam sertifikat kepemilikan lahan di jalan akses masuk itu sekaligus dengan kepemilikan lahan di samping akses jalan masuk yang kini tengah dijadikan perumahan oleh nya, "ujar Suganda.

Pantauan AKURAT.CO, sampai Kamis (22/2) penutupan dengan memasang pagar kawat dan bambu yang dibentangkan di antara dua drum masih terus dilakukan. Terlihat sejumlah rekan dan orang suruhan Suganda juga tampak berjaga di sekitar lokasi.

Suganda mengatakan, perampasan lahan 420 meter persegi oleh Pemkot Depok dan dijadikan akses jalan masuk ke Kantor Kecamatan Limo, sudah terjadi cukup lama yakni sejak tahun 2000.

"Sejak itu, kami sudah beberapa kali menuntut hak kami atas kepemilikan lahan yang dijadikan akses jalan masuk itu. Tapi selalu mentah," katanya.

Bentangan kawat dan bambu dengan dua buah drum, yang menutup sebagian besar badan jalan, diiletakkan sekitar 35 meter menjelang gerbang Kantor Kecamatan Limo.

Diketahui keberadaan Kantor Kecamatan Limo sendiri hanya memiliki satu akses jalan masuk, yakni melalui akses jalan di sisi Jalan Raya Limo.

Dari Jalan Raya Limo, untuk sampai di Kantor Kecamatan Limo mesti melalui akses jalan masuk ini sepanjang sekitar 150 meter.

Kantor Kecamatan Limo, berada di bagian paling ujung dari akses jalan masuk tersebut.

Sementara lebar jalan masuk ini sekitar 5 meter. Mesti ditutup dan dipagari, kendaraan roda empat dan roda dua yang ingin menuju ke Kantor Kecamatan Limo, masih diperkenankan lewat meski lewat pinggir dari bentangan pagar dan bambu yang disisakan sekitar 1,5 meter.

Sampai ada kejelasan dari Pemkot Depok, pihaknya akan terus memagari dan menutup sebagian badan jalan masuk ke Kantor Kecamatan Limo tersebut.

"Jika ada pihak yang tak suka dan tak berkenan kami menutupnya, silahkan tempuh cara hukum atau lapor polisi. Saya punya bukti kalau ini tanah saya dan bisa dibuktikan juga untuk semakin meyakinkan ke BPN," kata Suganda. []