Lifestyle

Bisa Overdosis, Penderita Asma Jangan Terlalu Sering Pakai Inhaler


Bisa Overdosis, Penderita Asma Jangan Terlalu Sering Pakai Inhaler
Aktris Zaskia Adya Mecca saat diskusi media tentang penanganan asma pada anak di Jakarta, Senin (14/10/2019). Keempat anak Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo menderita penyakit asma. Sebagai ibu yang siaga, Zaskia selalu membawa alat medis ketika bepergian. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Ketika bicara penyakit asma, inhaler menjadi salah satu alternatif pengobatan yang sering dikait-kaitkan.

Sebagai, ibu dengan tiga orang anak penderita asma yang sudah sembilan tahun merawat anak-anak dengan asma, Zaskia Adya Mecca, menghimbau untuk berhati-hati dalam menggunakan inhaler ini.

"Udah banyak banget dokter asma aku datengin, semuanya bilang, 'Inhaler baru bisa dipakai delapan tahun keatas, dengan berat badan tertentu dan pemakaiannya itu harus sangat amat dikontrol," katanya kepada AkuratHealth, di Oriental Mandarin Hotel, Jakarta Pusat, Senin, (14/10).

Menurut informasi yang didapat dari beberapa dokter spesialis paru spesifik asma, anak atau orang dewasa tidak bisa dalam satu hari secara terus menerus menggunakan inhaler, walaupun sedang kambuh.

"Aku aja kalau mau bawain anak aku inhaler ke sekolah, aku mikir-mikir dulu. Takut dia pakai terus-terusan; sesak sedikit dia pakai, itu bahaya. Ada pernah kejadian di Amerika, ada orang yang pakai berlebih karena tidak paham secara dosis, sehari 35 kali hisap, akhirnya ia meninggal karena overdosis," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Theresia Sandra Diah Ratih, MHA, Kepala Subdirektorat Penyakit Paru Kronik dan Gangguan Imunologi Kemenkes RI, juga mendukung pernyataan ibu empat anak ini.

"Inhaler tidak tersedia beli bebas, tidak bisa dipakai seenaknya; harus resep dokter. Jadi benar harus hati-hati. Ketahui dosisnya sesuai arahan dokternya. Karena kalau berlebihan, bisa overdosis," tutup Theresia.[]