Tech

Bisa Meledak, Jangan Simpan Barang Ini di Mobil dalam Waktu Lama

Dari botol minum plastik, tabir surya, hingga kacamata bisa berbahaya jika ditinggal di dalam mobil.


Bisa Meledak, Jangan Simpan Barang Ini di Mobil dalam Waktu Lama
Ilustrasi - Barang-barang yang tidak boleh ditinggalkan di dalam mobil. (mitsubishi-motors.co.id)

AKURAT.CO, Kamu mungkin pernah mendengar imbauan ataupun larangan meninggalkan beberapa barang di dalam mobil.

Terutama saat mobil di parkir di tempat terbuka dalam waktu yang lama.

Bukan tanpa alasan, larangan tersebut sebenarnya demi menjaganya keamanan mobil dan juga keselamatan penggunannya.

baca juga:

Pasalnya, sejumlah barang yang disimpan dalam mobil berpotensi menimbulkan bahaya, terutama saat mobil kamu berada di bawah terik matahari.

Kondisi ini dapat meningkatkan suhu di dalam kabin 2 kali lipat lebih panas dari kondisi di luar.

Dampaknya, bisa membuat sejumlah barang menjadi rusak hingga yang lebih membahayakan bisa menimbulkan ledakan. 

Maka dari itu, sebelum meninggal mobil dalam waktu lama, terutama di ruang terbuka, periksa kembali barang bawaan. Jangan sampai ada yang tertinggal.

Khususnya, beberapa barang yang berbahaya untuk ditinggal di dalam mobil. 

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini barang-barang yang sebaiknya dihindari berada terlalu lama di dalam mobil.

  • Lipstik, Crayon, dan Coklat 

Lipstik, crayon dan coklat merupakan benda-benda yang mudah meleleh pad saat terkena panas yang berlebih.

Oleh karena itu, pastikan kamu tidak meninggalkan ketiga benda atau barang sejenis yang mudah meleleh dan membuat kabin mobil menjadi kotor.

  • Tabir surya dan obat-obatan

Tabir surya atau sunscreen tidak hanya dapat membuat panas mobil, tapi juga bisa membakar kulit jika dipanaskan di dalam mobil.

Selain itu, menyimpan tabir surya atau obat-obatan di dalam suhu yang panas dapat membantu komposisinya berubah.

Hal ini juga menjadi alasan kenapa obat-obatan dan bahan kimia lainnya agar disimpan pada suhu kamar yang stabil.

  • Botol minum plastik

Seperti barang-barang sebelumnya, botol minum kemasan plastik juga bisa berbahaya jika berada di dalam kabin dan terkena sorot sinar matahari.

Pasalnya, botol plastik akan menyerap panas yang diberikan oleh sinar matahari, sehingga dapat berbahaya bagi kesehatan karena terdapat dioksin yang dihasilkan dari botol tersebut.

Maka dari itu, sebaiknya segera keluarkan botol minum plastik dari dalam mobil atau jika terpaksa, letakkan botol minum plastik di tempat yang tidak terkena matahari secara langsung.

  • Minuman soda 

Minuman soda atau berkarbonasi juga tidak boleh ditinggalkan di dalam mobil. Minuman soda sebaiknya di dalam suhu kamar atau dingin.

Sebab, apabila minum ini berada di tempat yang terlalu panas, maka bisa menyebabkan penumpukan tekanan di dalam yang dapat menyebabkan minuman tersebut meledak.

  • Kacamata

Kacamata jadi salah satu barang yang biasa ada di dalam mobil. Namun, tahukah kamu jika kacamata juga bisa berbahaya apabila ditinggal di kabin mobil.

Apalagi kalau kamu meletakkannya di atas dashboard mobil. Hal ini karena kacamata memiliki sifat yang sama dengan kaca pembesar.

Dimana, pada bagian tertentu dapat menciptakan titik api ketika terkena cahaya matahari.

Titik api ini dapat menyambar ke bagian lainnya yang mudah terbakar, seperti bahan yang terbuat dari plastik atau karet.

Oleh karena itu, jika ada kacamata di mobil, sebaiknya diletakkan di tempat penyimpanan khusus kacamata.

  • Powerbank dan alat elektronik

Powerbank yang disimpan di dalam kabin mobil ini dapat berbahaya saat terkena panas berlebih.

Sebab, powerbank atau alat elektronik lainnya yang terdapat baterai jenis lithium-ion bisa mengembang.

Bahkan, apabila mencapai tingkatan panas tertentu bisa meledak. Maka, pastikan untuk tidak meletakkan powerbank dan alat elektronik lainnya di dalam mobil dalam waktu yang lama.

  • Korek api gas

Barang yang satu ini tentunya akrab dengan para perokok dan biasanya selalu ada di dalam mobil. Padahal, korek api gas bisa sangat berbahaya jika ditinggal di mobil karena berpotensi meledak jika terkena panas berlebih. 

Pasalnya, bahan bakar gas dengan wadah berbahan plastik jika terkena panas akan meningkatkan tekanan gas dan melelehkan plastiknya.

Bahkan, jika suhu dalam kabin mobil mencapai 38 derajat celcius, korek gas dapat meledak. Oleh karena itu, selalu pastikan korek api gas tidak ditinggal di dalam kabin mobil untuk menghindari risiko meledak.[]